This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekonomi
Darnilawati Darnilawati
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KESIAPAN USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) DALAM MENGHADAPI PASAR MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) Darnilawati Darnilawati
Jurnal Ekonomi Vol 26, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.928 KB) | DOI: 10.31258/je.26.1.p.107-123

Abstract

Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah dalam menghadapi pasar ekonomi ASEAN harus didasari pada upaya yang keras dan terus menerus dalam menjadikan UKM sebagai usaha yang tangguh. Oleh karena itu produk yang diusahakan UKM sekurang-kurangnya mempunyai keunggulan komparatif, bahkan sangat diharapkan mempunyai keunggulan kompetitif.. Strategi pengembangan usaha UKM harus atas dasar kekuatan dan tantangannya, untuk itu harus ditopang secara kuat terutama oleh adanya akses ke sumber dana, pasar, sumber bahan baku, teknologi dan Informasi serta manajemen.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan daya saing Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di pasar MEA, mengetahui masalah-masalah yang dihadapi UKM dalam persaingan pasar MEA dan merumuskan peran pemerintah dalam upaya pemberdayaan UKM agar mampu berdaya saing pada pasar MEA. Metode riset sekunder (secondary research) menggunakan data riset yang telah dikumpulkan oleh orang lain dan dilaporkan dalam buku, artikel dalam jurnal profesional, atau sumber dari internet.Daya saing UKM dalam pasara MEA dapat dilihat dari sisi peluang dan tantangan perdagangan Internasional Indonesia dalam menghadapi pasar MEA. Adapun peluang tersebut antara lain, pasar potensial dunia, Negara pengekspor, Negara tujuan investasi, daya saing, sektor jasa yang terbuka, dan aliran modal. Sedangkan tantangan yang akan dihadapi antara lain; laju peningkatan ekspos dan impor, laju inflasi, dampak negatife arus modal yang lebih bebas, kesamaan produk, daya saing SDM dan tingkat perkembangan ekonomi. Adapun kendala atau permasalah yang di hadapi UKM antara lain: permodalan, pemasaran, produksi dan teknologi, birokrasi dan infrastruktur.
STRATEGI KUTUP PERTUMBUHAN EKONOMI Darnilawati Darnilawati
Jurnal Ekonomi Vol 26, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.337 KB) | DOI: 10.31258/je.26.2.p.138-150

Abstract

Strategi kutub pertumbuhan merupakan potensi perkembangan bagi unsur-unsue ekonomi yang ada dan dapat menarik unsur-unsur ekonomi yang tidak ada sehingga terjadi permulaan suatu proses perkembangan. Di era otonomi daerah diperlukan strategi dalam pertumbuhan ekonomi daerah dengan memprioritaskan kebutuhan lokal yang sesuai dengan potensi dan aspirasi masyarakatnya. Adpun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan teori strategi kutup pertumbuhan ekonomi dan strategi apa yang diperlukan dalam pengembangan wilayah. Dengan pemaparan secara deskriptif analisis dengan pendekatan metode riset yang telah dikumpulkan oleh orang lain dan telah dilaporkan dalam buku, artikel dalam jurnal professional ataupun bersumber dari internet.Berdasasrkan hasil penelitian maka dapat dapat dijelaskan bahwa strategi kutup pertumbuhan merupakan strategi yang didasarkan pada pertumbuhan ekonomi yang tidak seimbang atau merata. Tujuan strategi ini adalah pembangunan pada sektor-sektor utama pada lokasi-lokasi tertentu sehingga akan menyebarkan kemajuan ke seluruh wilayah,.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KOTA PEKANBARU Darnilawati Darnilawati
Jurnal Ekonomi Vol 25, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.865 KB) | DOI: 10.31258/je.25.1.p.32

Abstract

Keberadaan IKM sangat penting dan strategis dalam perekonomian nasional dan daerah. Dimana sektor IKM dapat memberi peluang investasi, meningkatkan tabungan domestik, pendukung bagi industri besar, memperluas kesempatan kerja, pemerataan pendapatan serta menumbuhkan kemampuan kemandirian. Namun demikian IKM masih dihadapkan pada permasalahan-permasalahan mendasar diantaranya kekurangan modal, tenaga kerja yang tidak terampil, pemasaran yang sulit dan masih terbatasnya penggunaan teknologi canggih dalam mengembangkan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi eksistensi IKM di Kota Pekanbaru, menganalisis faktor utama yang mempengaruhi perkembangan IKM di Kota Pekanbaru serta merumuskan perencanaan pengembangan IKM di Kota Pekanbaru.Penelitian ini dilakukan terhadap unit-unit usaha IKM di Kota Pekanbaru, yang menjadi sampel yaitu sebanyak 94 IKM. Data yang digunakan merupakan data primer dan data skunder. Data primer diperoleh melalui survey lapangan, baik melalui kuesioner maupun wawancara mendalam. Data skunder diperoleh dari Disperindag Kota Pekanbaru dan BPS Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan model persamaan regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Squares (OLS). Hasil regresi kemudian diuji secara ekonometrika yang meliputi uji pelanggaran terhadap multikolinearitas dan heteroskedastisitas. Tahap selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis meliputi koofisien determinasi (R2), Uji F dan Uji t. Hasil regresi menunjukkan bahwa perkembangan IKM yang dilihat dari nilai produksi dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh tenaga kerja, modal dan fasilitas kredit. Setelah melewati tahapan tersebut, kemudianhasil regresi dielaborasi dengan temuan dari data kuesioner untuk merumuskan kebijakan perencanaan pengembangan IKM di Kota Pekanbaru. Adapun kebijakan tersebut terkait dengan pengembangan keterampilan tenaga kerja, peningkatan modal dan kemudahan dalam memperoleh fasilitas kredit.