Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE INDONESIAN GOVERNMENT POLICIES IN THE KNOWLEDGE ECONOMY Diah Setiari Suhodo
Widyariset Vol 13, No 1 (2010): Widyariset
Publisher : Pusbindiklat - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.206 KB) | DOI: 10.14203/widyariset.13.1.2010.69-80

Abstract

Peranan ilmu pengetahuan dalam pembangunan ekonomi sebuah negara dewasa ini menjadi sangat pentingdan menjadi faktor utama dalam pembangunan ekonomi. Penggunaan ilmu pengetahuan dalam proses produksiakan meningkatkan kapasitas, efisiensi, dan efektivitas produksi. Lebih dari 50% pembentuk PDB di negara majuadalah kegiatan ekonomi yang berbasis produksi dan distribusi ilmu pengetahuan. Indonesia menyadari pentingnyailmu pengetahuan dalam pembangunan ekonominya dengan menetapkan visi dan misi “Terwujudnya MasyarakatTelematika Nusantara Berbasis Pengetahuan di Tahun 2020”. Tetapi, visi dan misi itu sendiri tidak cukup tanpadiikuti pelaksanaan dan komitmen yang kuat yang tercermin di dalam kebijakan pemerintah. Tulisan ini bermaksudmereview kebijakan pemerintah terkait dengan pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk pembangunan ekonomi,utamanya dalam hal teknologi dan inovasi serta pendidikan dan pembagunan sumber daya manusia dengan menggunakananalisis kualitatif berdasarkan data sekunder. Pembangunan teknologi dan inovasi di Indonesia beradapada posisi yang terendah dibandingkan negara lain di Asia. Kebijakan yang telah dijalankan rezim pemerintahanterdahulu bisa dikatakan tidak berhasil karena terlalu berfokus pada pembangunan teknologi tinggi, padahal, tidaksepenuhnya benar bahwa semakin tinggi teknologi maka semakin tinggi pula dampak ekonomi yang dihasilkan,hal ini akan tergantung pada sektor apa teknologi tersebut diterapkan.
THE INDONESIAN GOVERNMENT POLICIES IN THE KNOWLEDGE ECONOMY Diah Setiari Suhodo
Widyariset Vol 13, No 1 (2010): Widyariset
Publisher : Pusbindiklat - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.206 KB) | DOI: 10.14203/widyariset.13.1.2010.69-80

Abstract

Peranan ilmu pengetahuan dalam pembangunan ekonomi sebuah negara dewasa ini menjadi sangat pentingdan menjadi faktor utama dalam pembangunan ekonomi. Penggunaan ilmu pengetahuan dalam proses produksiakan meningkatkan kapasitas, efisiensi, dan efektivitas produksi. Lebih dari 50% pembentuk PDB di negara majuadalah kegiatan ekonomi yang berbasis produksi dan distribusi ilmu pengetahuan. Indonesia menyadari pentingnyailmu pengetahuan dalam pembangunan ekonominya dengan menetapkan visi dan misi “Terwujudnya MasyarakatTelematika Nusantara Berbasis Pengetahuan di Tahun 2020”. Tetapi, visi dan misi itu sendiri tidak cukup tanpadiikuti pelaksanaan dan komitmen yang kuat yang tercermin di dalam kebijakan pemerintah. Tulisan ini bermaksudmereview kebijakan pemerintah terkait dengan pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk pembangunan ekonomi,utamanya dalam hal teknologi dan inovasi serta pendidikan dan pembagunan sumber daya manusia dengan menggunakananalisis kualitatif berdasarkan data sekunder. Pembangunan teknologi dan inovasi di Indonesia beradapada posisi yang terendah dibandingkan negara lain di Asia. Kebijakan yang telah dijalankan rezim pemerintahanterdahulu bisa dikatakan tidak berhasil karena terlalu berfokus pada pembangunan teknologi tinggi, padahal, tidaksepenuhnya benar bahwa semakin tinggi teknologi maka semakin tinggi pula dampak ekonomi yang dihasilkan,hal ini akan tergantung pada sektor apa teknologi tersebut diterapkan.