Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFFECT OF RELATIVE HUMIDITY ON MECHANICAL PROPERTIES OF STARCH-POLY VINYL ALCOHOL BLENDS - Indriyati
Widyariset Vol 13, No 2 (2010): Widyariset
Publisher : Pusbindiklat - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.457 KB) | DOI: 10.14203/widyariset.13.2.2010.133-139

Abstract

Telah dilakukan blending starch berkadar amilosa tinggi dengan polyvinyl alcohol (PVA) hidrolisa parsial menggunakan metode ekstrusi. Pemlastis yang digunakan adalah air. Hot press digunakan untuk membentuk hasilekstrusi menjadi lembaran film. Film yang dihasilkan fleksibel dan transparan. Dari pengujian sifat mekaniknya, kelembapan relatif (RH) yang rendah memberikan sifat rapuh pada film. Sebaliknya, spesimen yang diletakkan dalam desikator pada RH 70% menunjukkan sifat ulet. Nilai maksimum dari kuat tarik (tensile strength) dan Modulus Young masing-masing adalah 43 MPa and 1100 MPa. Semua nilai maksimum ini didapat saat film dikondisikan pada RH 43%. Sementara penambahan konsentrasi PVA meningkatkan elongation-to-break sampel.
EFFECT OF RELATIVE HUMIDITY ON MECHANICAL PROPERTIES OF STARCH-POLY VINYL ALCOHOL BLENDS - Indriyati
Widyariset Vol 13, No 2 (2010): Widyariset
Publisher : Pusbindiklat - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/widyariset.13.2.2010.133-139

Abstract

Telah dilakukan blending starch berkadar amilosa tinggi dengan polyvinyl alcohol (PVA) hidrolisa parsial menggunakan metode ekstrusi. Pemlastis yang digunakan adalah air. Hot press digunakan untuk membentuk hasilekstrusi menjadi lembaran film. Film yang dihasilkan fleksibel dan transparan. Dari pengujian sifat mekaniknya, kelembapan relatif (RH) yang rendah memberikan sifat rapuh pada film. Sebaliknya, spesimen yang diletakkan dalam desikator pada RH 70% menunjukkan sifat ulet. Nilai maksimum dari kuat tarik (tensile strength) dan Modulus Young masing-masing adalah 43 MPa and 1100 MPa. Semua nilai maksimum ini didapat saat film dikondisikan pada RH 43%. Sementara penambahan konsentrasi PVA meningkatkan elongation-to-break sampel.