Lineke Stine Kuemba
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BURUH BAGASI KAPAL DI PELABUHAN KOTA BITUNG Kuemba, Lineke Stine
HOLISTIK, Journal Of Social and Culture HOLISTIK, Tahun V No 10A / Juli - Desember 2012
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pilihan pekerjaan yang selanjutnya bernilai ekonomis dan dilakukan secara berkesinambungan untuk kelangsungan hidupnya disebut mata pencaharian hidup. Dengan demikian mata pencaharian dapat diartikan  sebagai aktivitas manusia yang bernilai ekonomis dan berkesinambungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya (Koentjaraningrat 1999). Pilihan pada mata pencarian hidup tertentu merupakan strategi dan pengambilan keputusan dari seseorang. Pengambilan keputusan tersebut merupakan pilihan yang dianggap baik oleh seseorang.  Pilihan pada mata pencaharian hidup ini dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain minat, kemampuan, budaya, kesempatan, ekonomi dan warisan.  Buruh dikategorikan pada mata pencarian sektor informal. Menurut Hendri Saparini dan M. Chatib Basri (2005), tenaga kerja sektor informal adalah tenaga kerja yang bekerja pada segala jenis pekerjaan tanpa ada perlindungan negara dan atas usaha tersebut tidak dikenakan pajak. Pekerja sektor informal seperti buruh dianggap sebagai pekerja kasar (blue collar)  sebagai pekerja pada pekerjaan yang mengandalkan kekuatan fisik, pada kelompok lapangan usaha. Seperti  pekerjaan di sektor usaha pertanian, kehutanan, perburuan, perikanan, tenaga produksi, alat angkut dan pekerja kasar. Kata kunci: buruh, pekerja, budaya