Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PREEKLAMPSIA PADA KEHAMILAN TERHADAP LUARAN PERSALINAN MATERNAL DAN PERINATAL laila Rahmi
Jurnal Ipteks Terapan Vol 12, No 3 (2018): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2018.v12i3.2769

Abstract

AbstrakPreeklampsia merupakan sumber utama morbiditas dan mortalitas di dunia dan penyulit 3%-8% kehamilan di negara Barat. 10%-15% kematian maternal langsung berhubungan dengan preeklampsia dan eklampsia. Dari 20 kasus kematian ibu di Kota Padang pada tahun 2016, 50%  penyebab langsungnya adalah eklampsia. Tujuan penelitian: 1) Mempelajari pengaruh preeklampsia pada kehamilan terhadap luaran persalinan maternal, 2) Mempelajari pengaruh preeklampsia pada kehamilan terhadap luaran persalinan perinatal. Jenis penelitian deskriptif dengan rancangan studi atau penelaahan kasus pada ibu hamil preeklampsia trimester II dan III diikuti sampai proses persalinan, diobservasi luaran persalinan ibu dan bayinya. Penelitian dilaksanankan pada bulan April-November 2017 di Wilayah Kerja Puskesmas dan Rumah Sakit Kota Padang. Populasi adalah seluruh ibu hamil terdeteksi preeklampsia pada kehamilan trimester II dan III, dengan sampel 72 orang yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Analisis data univariat. Hasil luaran maternal ditemukan 91,7% bersalin dengan tindakan section caeraria (SC) dan 38,9% dialami oleh ibu dengan kehamilan pertama. sedangkan pada luaran perinatal ditemukan 40,2% bayi lahir dengan asfiksia, dan 23,6% dengan Berat Bayi Lahir Rendah. Diharapkan hasil penelitian dapat dijadikan bahan perbandingan untuk penelitian lebih lanjut mengenai komplikasi yang diakibatkan preeklampsia ibu hamil.Kata Kunci: preeklampsia, luaran maternal, luaran perinatal AbstractPreeclampsia is a major source of morbidity and mortality in the world and complicates 3% -8% of pregnancies in Western countries. 10% -15% of maternal deaths are directly related to preeclampsia and eclampsia. Of the 20 cases of maternal deaths in Padang City by 2016, 50% of the direct causes are eclampsia. Objective: 1) Study the effect of preeclampsia on pregnancy on the outcome of maternal delivery, 2) study the effect of preeclampsia on pregnancy on perinatal delivery outcome. Type of descriptive study with study design or case study in pregnant women preeclampsia trimester II and III followed by labour, observed the delivery of mother and baby. The study was carried out in April-November 2017 in the Working Areas of Public Health Centre and Hospital in Padang City. The population was all pregnant women detected preeclampsia in second and third trimester pregnancies, with a sample of 72 people taken by consecutive sampling technique. Analysis of univariate data. Maternal outcomes were found to be 91.7% maternity with caeraria section (SC) and 38.9% experienced by mothers with first pregnancy. while at perinatal outcomes found 40.2% of infants born with asphyxia, and 23.6% with low birth weight. It is expected that the results of the study can be used as a comparison material for further research on complications caused by preeclampsia pregnant women.Keywords: preeclampsia, maternal outcome, perinatal outcome
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BELIMBING PADANG TAHUN 2016 Laila Rahmi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 8, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/88122017201735-461

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) is a condition of pregnant women who suffer from long-lasting food shortages with various health problems (Sayogo, 2007). An increase in the incidence of CED in pregnant women from the year 2013 (4.4%) to 2014 (4.9%) (Padang City Health Office). The purpose of this research is to know the factors related to CED in pregnant women at Puskesmas Belimbing Padang in 2016. This type of research is analytical with cross sectional design, conducted at Puskesmas Belimbing Padang in February until September 2016. Population is all pregnant women in Puskesmas Belimbing Padang with sample 42 people taken using consecutive sampling technique. Data were analyzed by univariate and bivariate using chi square test. More than half of pregnant women experience CED, have low incomes, and age at risk, and less than half of pregnant women with risky parity and with risky gestational distance. There is a relationship between family income, age, parity, and distance pregnancy with CED in pregnant women
GAMBARAN BERAT PLASENTA TERHADAP BERAT LAHIR BAYI Laila Rahmi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 7, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/781220162017%p1

Abstract

Kesadaran Di Provinsi Sumatera Barat jumlah bayi yang lahir dengan BBLR 1125 atau 1,30% dari jumlah bayi yang lahir pada tahun 2014. BBLR mengalami kenaikan setiap tahunnya. Dari hasil observasi yang telah dilakukan 20Mei 2015- 15 Juni 2015 di Rumah Bersalin Mutiara Bunda didapatkan bayi dengan berat Lahir kurang dari 2.500 gram yaitu 2.400 gram. Rata-rata pasien persalinan di Rumah bersalin Mutiara Bunda adalah 30 orang perbulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran berat plasenta terhadap berat lahir bayi di Rumah Sakit Bersalin Mutiara Bunda Padang tahun 2015. Penelitian dengan jenis deskriptif ini dilakukan pada bulan April sampai Juni 2015 di Rumah Sakit Bersalin Mutiara Bunda Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang lahir 3 bulan terakhir di Rumah Sakit Bersalin Mutiara Bunda Kota Padang yang berjumlah 125 orang, dengan jumlah sampel 31 orang yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan dengan menimbang berat lahir bayi dan plasenta yang selanjutnya didokumentasikan ke dalam format pengumpulan data, kemudian diolah serta dianalisis dengan analisis univariat secara manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 31 ibu bersalin di Rumah Sakit Bersalin Mutiara Bunda, terdapat 5 orang bayi (16,1%) yang lahir dengan berat yang tidak normal, dan terdapat 5 plasenta (16,1%) lahir dengan berat yang tidak normal. Sebagian kecil (16,1%) bayi lahir dengan dengan berat lahir tidak normal dan sebagian kecil (16,1%) plasenta lahir dengan berat lahir tidak normal di Rumah Sakit Bersalin Mutiara Bunda Padang Tahun 2015. Diharapkan kepada RSB Mutiara Bunda Padang dapat lebih meningkatkan promosi kesehatan tentang Kesehatan Ibu selama Hamil.Kata Kunci: Berat plasenta, Berat lahir bayi