Bambang Edi Susyanto
Bagian Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Suplementasi Zink terhadap Nafsu Makan pada Anak Jatuwarih Pintautami; Bambang Edi Susyanto
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 3 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v11i3.948

Abstract

Kesulitan makan pada anak dialami sekitar 25% usia anak dan jumlah tersebut akan meningkat pada anak yang lahir prematur atau menderita penyakit kronik. Salah satu penyebab yang menimbulkan kesulitan makan yaitu kurangnya nafsu makan. Beberapa hasil penelitian menyatakan bahwa defisiensi zink dapat mengakibatkan penurunan nafsu makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suplementasi zink terhadap nafsu makan anak. Desain penelitian adalah randomized control trial dengan single blind. Sampel adalah 60 orang siswa dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 34 orang sebagai kelompok perlakuan dan 26 orang sebagai kelompok kontrol. Kelompok perlakuan disuplementasi dengan zink, sedangkan kelompok kontrol disuplementasi dengan plasebo. Sebelum dan sesudah suplementasi nafsu makan diukur dengan menggunakan Children’s Eating Behaviour Questionnaire (CEBQ). Hasil analisis dengan uji statistik secara keseluruhan kelompok perlakuan dan kelompok kontrol mengalami peningkatan nafsu makan, namun peningkatan skor nafsu makan hanya bermakna pada kelompok zink (p0,05). Pengaruh suplementasi terhadap status gizi tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna antara status gizi sebelum dan sesudah suplementasi (p0,05). Disimpulkan bahwa pemberian suplementasi zink selama 14 hari meningkatkan nafsu makan anak, tetapi suplementasi zink selama 14 hari tidak meningkatkan status gizi anak.
Faktor-Faktor Maternal yang Mempengaruhi Kenaikan Berat Badan Bayi Bambang Edi Susyanto; Puji Indriastuti
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 2 (s) (2007): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v7i2 (s).1662

Abstract

Nutrient status is important factor in increasing of human resources quality. Giving breastfeeding exclusively making the baby can grow well because breastfeeding requires all babies need of nutrient substance for growing up and health, so that ideal weight of baby can be reached. This research aimed to know maternal factors influence of increasing infant weight. This is an observational research with location in Local Government Clinic of Alian, Kebumen district. Primary and secondary data are collected Primary data used questinnare to the responden and secondary data taken from Puskesmas. Data analysis use cross tabulation and to know influence of independent variable to dependent variable using chi-square test. The result of this research shows that maternal factor of educational daily food intake and breast care significantly influence increasing of infant’s weight (p0,05), but mother ’s age and mother ’s occupation doesn ’t influence increasing of infant ’s weight significantly (p 0.05).Status gizi adalah faktor yang penting dalam peningkatan Sumber Daya Manusia. Pemberian ASI secara eksklusif menjadikan bayi tumbuh dengan baik karena ASI dapat memenuhi semua kebutuhan bayi terhadap zat-zat gizi untuk pertumbuhan dan kesehatannya sehingga berat badan yang ideal dapat dicapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor maternal terhadap kenaikan berat badan bayi. Jenis penelitian ini adalah penelitian obsevasional, dilakukan di Puskesmas Alian Kabupaten Kebumen. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan dengan melakukan wawancara terhadap responden dengan menggunakan kuesioner, terutama dikaitkan dengan variabel bebas yaitu ibu yang melakukan perawatan payudara, faktor makanan sehari-hari ibu. Data sekunder diperoleh dari data Puskesmas. Analisis data menggunakan tabulasi silang dan pengujian pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor maternal yaitu latar belakang pendidikan ibu, makanan sehari-hari, perawatan payudara mempengaruhi kenaikan berat badan bayi secara bermakna (p 0,05), sedangkan umur ibu dan pekerjaan ibu tidak mempengaruhi kenaikan berat badan bayi secara bermakna (p 0,05).