Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT PADA TEBING BREKSI TINGGALAN TAMBANG KAPUR DI YOGYAKARTA Sri Suryaningsum; Noto Pamungkas
Jurnal Manajemen Dayasaing Vol 21, No 2 (2019): Jurnal Manajemen Daya Saing
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dayasaing.v21i2.6838

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya dan manfaat pada Tebing Breksi yang merupakan tinggalan tambang kapur di Yogyakarta. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Penelitian dilakukan dengan observasi, riset pustaka, dan wawancara mendalam. Objek penelitiannya adalah Tebing Breksi. Kegiatan pertambangan batu kapur di tersebut sudah dimulai sejak tahun 1980-an, kualitas batu kapurnya juga sudah tidak layak untuk ditambang dan sudah tidak memiliki nilai ekonomis. Sehingga warga setempat dengan kreatif meng-create bekas tambang kapur tersebut menjadi objek wisata. Tebing Breksi ini merupakan bentuk reklamasi kreatif dalam bentuk museum alam yang memiliki nilai sejarah. Tebing Breksi menyuguhkan relief batu kapur yang dapat juga digunakan sebagai wisata edukasi. Berdasarkan taksiran perhitungan pendapatan/pemasukan per harinya apabila hari biasa sebesar Rp.10.000.000,-, kemudian pada akhir pekan sebesar Rp.20.500.000,- dan di musim liburan mencapai Rp.51.250.000,-. Namun terkait regulasi atas retribusi belum ada. Pemerintah Kabupaten Sleman menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada aturan yang mengatur objek wisata yang dikelola oleh warga. Diharapkan Pemerintah Kabupaten Sleman segera membuat regulasi terkait retribusi yang dikelola oleh warga. Hasil retribusi tersebut juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kemudian perbaikan infrastruktur sebaiknya lebih diperhatikan demi keamanan dan kenyamanan wisatawan.
The Effect of Intellectual Capital on Fair Value of Shares: Evidence from Indonesia’s Basic Materials Sector Ryna Sri Sulistyorini; Noto Pamungkas; Retno Yulianti
International Journal of Applied Business and International Management Vol 10, No 1 (2025): April 2025
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/ijabim.v10i1.3578

Abstract

Intellectual capital, which includes intangible assets such as knowledge, innovation, and organizational capability, plays a critical role in influencing firm performance and valuation, particularly in knowledge-intensive industries. This study aims to examine the effect of intellectual capital on the determination of fair value of shares in companies operating in the Basic Materials sector. The study uses a quantitative approach with multiple linear regression analysis applied to a sample of 132 observations from 46 companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2019 to 2023. The fair value of shares is measured using the Price Earnings to Growth (PEG) ratio, while intellectual capital is assessed through its three key components: human capital, structural capital, and relational capital. The findings provide empirical evidence that intellectual capital has a significant and positive impact on the fair value of shares. Among the control variables, leverage shows a negative effect, while firm size does not significantly influence fair value. The study concludes that intellectual capital should be strategically managed and disclosed, as it contributes to market valuation. These results offer valuable implications for investors, regulators, and company management in developing more comprehensive valuation models in emerging markets.