Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aspek Semantik dan Pragmatik dalam Penerjemahan Bena Yusuf Pelawi
Lingua Cultura Vol. 3 No. 2 (2009): Lingua Cultura Vol. 3 No. 2
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/lc.v3i2.341

Abstract

Research deployed translation issues, mainly concerning from semantic and pragmatic aspects. Discussion was started by stating the importance of linguistic aspects comprehended and applied by a translator, such as grammar, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, sociolinguistics, and psycholinguistics. Research presented six meaning problems in translation, those related to lexical meaning, grammatical meaning, contextual meaning or situational meaning, textual meaning, socio-cultural meaning, and idiomatic meaning. It can be concluded that the ability to apply linguistic aspect both from the source and targeted languages take important role to produce a good translation.  
ASPEK SEMANTIK DALAM MENGUNGKAP MAKNA Bena Yusuf Pelawi
DIALEKTIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA DAN BUDAYA Vol. 7 No. 1 (2020): JUNI
Publisher : Prodi Sastra Inggris UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/dia.v7i1.4770

Abstract

Kegiatan penerjemahan serta kontribusi para penerjemah memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas manusia Indonesia melalui karya-karya terjemahan yang baik. Karya terjemahan yang baik dapat dihasilkan oleh penerjemah yang memiiki pemahaman dan penguasaan aspek-aspek linguistik yang baik. Dengan memahami dan menguasai aspek-aspek linguistik, khususnya aspek semantik dengan baik, penerjemah dapat menghasilkan karya terjemahan yang memiliki makna yang sepadan dengan teks sumbernya. Makna - makna yang mungkin muncul dari sebuah teks diantaranya: makna leksikal, makna gramatikal, makna kontekstual atau situasional, makna tekstual, makna sosio-kultural dan makna idiomatik. Sehingga, jika seorang penerjemah dapat menangkap makna - makna yang muncul dari suatu teks bahasa sumber, maka seorang penerjemah dapat menyampaikan makna - makna tersebut dengan baik ke dalam bahasa sasaran.