Dyah Widi Astuti
Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Hubungan Konfigurasi Ruang dengan Penyebaran Pengunjung Pasar Klewer Menggunakan Space Syntax Dewi Nurhalimah; Dyah Widi Astuti
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 17, No 1: Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2842.286 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v17i1.10833

Abstract

Pasar Klewer merupakan pasar tradisional yang terkenal sebagai pusat konveksi batik terbesar di Kota Surakarta. Pada tahun 2014 silam Pasar Klewer mengalami kebakaran yang mengakibatkan kerusakan cukup parah, oleh sebab itu Pasar Klewer kini telah mengalami revitalisasi dan renovasi. Kondisi Pasar Klewer kini, banyak pedagang yang menempati bangunan baru mengeluhkan penyebaran pengunjung selama ini belum merata karena pintu yang banyak diakses pengunjung hanya pada bagian sisi utara. Hal itu  disebabkan tidak terbiasanya pengunjung mengakses banyak pintu masuk. Dampak dari hal tersebut adalah belum semua kios mengalami pemerataan perputaran ekonomi di bangunan baru Pasar Klewer. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pola gerak pengunjung ditinjau dari konfigurasi ruang, penelitian ini mencoba mengungkapkan dasar pola pergerakan pengunjung dan pengaruhnya terhadap konfigurasi ruang serta pemerataan ekonomi pada setiap kios. Space Syntax digunakan sebagai alat untuk menganalisis layout denah ruang dalam bentuk gambar. Analisis tersebut ditunjukan dengan nilai intelligibility (kejelasan ruang) pada konfigurasi ruang Pasar Klewer, dimana semakin tinggi nilai syntax maka akan semakain mudah dipahami sehingga akan mendorong terjadinya aktivitas di dalamnya. Hasil analisis dideskripsikan apa adanya, kemudian dilakukan perbandingan kesesuaian dengan kondisi ruang pasar secara langsung. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ruang baik dari rancangan aktivitas maupun peletakan fasilitas yang dibutuhkan oleh Pasar Klewer.
Karakteristik Visual Bangunan Pasca Kerusuhan Mei 98 sebagai Pembentuk Wajah Kota Surakarta Bangkit Adhi Wicaksono; Dyah Widi Astuti
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 16, No 2: Juli 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2542.665 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v16i2.10594

Abstract

Era pergantian Orde Baru menuju Era Reformasi yang terjadi di Indonesia menyebabkan berbagai kerusuhan. Surakarta merupakan salah satu kota yang mengalami kerusuhan. Banyak massa yang melakukan aksi kerusuhan yang berdampak pada kerusakan bangunan di Kota Surakarta. Banyak kerugian yang terjadi. Pasca kerusuhan bangunan mulai direnovasi, namun hal ini mengakibatkan tampilan visual bangunan telah berubah. Penelitian ini bertujuan mencari perbedaan visual sebelum dan sesudah kerusuhan, faktor pengaruhnya, dan pengaruh perubahan terhadap wajah Kota Surakarta. Metode yang dipilih adalah metode komparasi dengan membandingkan data tahun 1998 dengan 2019. Terdapat tujuh sampel bangunan yang dianggap mewakili citra tampilan wajah Kota Surakarta. Hasil penelitian ini menunjukan indikator yang berubah dari ketujuh sampel bangunan tersebut yaitu : garis, bentuk, dan irama. Faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut adalah rasa keamanan yang kurang sehingga mengakibatkan para penduduk merenovasi bangunan yang rusak. Keadaan ini mengakibatkan perubahan fasad bangunan menjadi lebih tertutup, kuat, dan aman. Hal ini mempengaruhi tampilan bangunan sehingga memicu terbentuknya wajah Kota Surakarta yang kaku dan kokoh.