Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Wisatawan terhadap Kualitas Produk Wisata : Fort Rotterdam, Di Makassar Gusniyati Nia Buhari; Diananta Pramitasari; Ahmad Saifullah
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 19, No 1: Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.762 KB) | DOI: 10.23917/sinektika.v19i1.15501

Abstract

Kawasan Fort Rotterdam merupakan bangunan peninggalan sejarah dan warisan budaya. Hasil observasi persepsi awal terhadap wisatawan lokal yang ada di Fort Rotterdam merupakan masalah yang perlu ditangani yaitu wisatawan yang  datang ke Fort Rotterdam lebih tertarik pada acara bersifat komersil dibandingkan terhadap kegiatan wisata sejarah dan budaya. Acara yang bersifat komersil ini diduga dapat merusak kualitas produk wisata Fort Rotterdam sebagai wisata sejarah dan budaya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengukur kualitas produk Fort Rotterdam dan persepsi wisatawan terhadap kualitas produk Fort Rotterdam. Peneliti menggunakan gabungan metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif dilakukan dengan menyebarkan angket persepsi kepada wisatawan dan wawancara secara langsung. Metode kualitatif dilakukan dengan mengobservasi kondisi eksisting Fort Rotterdam, mengklarifikasi hasil data yang diperoleh melalui angket persepsi. Lokasi penelitian dilakukan di Kota Makassar. Persepsi kualitas produk wisata mengacu pada komponen wisata dan 8 dimensi kualitas produk Garvin. Berdasarkan persepsi wisatawan, hasil penelitian menunjukkan dominan persentasi setara antara persepsi kurang baik dan persepsi baik pada kualitas produk wisata Fort Rotterdam. Persepsi kualitas produk wisata pada tampilan memiliki persepsi yang baik. Persepsi kualitas produk wisata pada fitur memiliki persepsi yang kurang baik. Adapun persepsi kualitas produk pada kehandalan, kemudahan layanan, kesesuaian, ketahanan, dan kesan kualitas menunjukkan persentasi yang setara antara persepsi kurang baik dan persepsi baik. Selanjutnya persepsi kualitas produk wisata pada estetika menunjukkan persentasi persepsi baik.
PELANGGARAN WISATAWAN TERHADAP PERATURAN PENGUNJUNG DI CANDI BOROBUDUR Aan Wahyu Lestari; Diananta Pramitasari; Ahmad Saifullah MJ
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 05, Nomor 01, July 2018
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2018.v05.i01.p01

Abstract

Visitor Code of Conduct is an effort to minimize negative impact caused by tourist visitation to the Borobudur Temple. It have been applied since 2010 and socialized to the tourists by regulatory boards, security officers and guides. However, there are still tourist violations towards it. This research aims to describe the characteristics of tourist violation towards Visitor Code of Conduct and to find out the causative factors of the tourist violation towards Visitor Code of Conduct. The data was collected by observation, interview and questionnaire, and analysed by descriptive analysis. The results of the research are: 1) the most violator towards Visitor Code of Conduct are male, 17-24 years old, well educated, from outside Java, repeater, visiting for recreation, with friends or family, with most violations is related to stupas (73.8%) 2) factor of motive, knowledge of the Visitor Code of Conduct, knowledge of the violation’s impact and enforcement of regulation has caused tourists to commit violation, while attitudes toward Visitor Code of Conduct and environment cues do not cause tourists violation.