Aditya Barry Kurniawan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, dan Investasi Terhadap Jumlah Pengangguran di Kabupaten Gresik Aditya Barry Kurniawan; Mochamad Affandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.277 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan investasi terhadap jumlah pengangguran di Kabupaten Gresik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan model regresi linier berganda.Uji statistik yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan software eviews 6.0. Data yang digunakan dalam penelitian ini ada data time series selama 10 tahun. Dari hasil persamaan regresi tersebut menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi, upah minimum, investasi mempunyai pengaruh terhadap jumlah pengangguran di Kabupaten Gresik. Hal tersebut dapat dibuktikan pada tingkat kepercayaan 95%, semua variabel bebas yakni pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan investasi secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap terhadap jumlah pengangguran di Kabupaten Gresik. Hasil penelitian pada model pertama menunjukkan variabel pertumbuhan ekonomi (X1) terhadap variabel jumlah pengangguran (Y) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.0445 < 0,05 dengan nilai koefisien bertanda negatif sebesar 4361.485 yang menyatakan bahwa setiap kenaikan pertumbuhan ekonomi sebesar 1 % (persen) maka jumlah pengangguran akan menurun sebesar 4361.485 orang/jiwa di Kabupaten Gresik. Pada model kedua menunjukkan variabel upah minimum (X2) terhadap variabel jumlah pengangguran (Y) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.0015 < 0,05 dengan nilai koefisien bertanda positif sebesar 0.029252 yang menyatakan bahwa setiap kenaikan upah minimum sebesar Rp. 1,- maka jumlah pengangguran akan meningkat sebesar 0.029252 orang/jiwa di Kabupaten Gresik. Pada model ketiga menunjukkan variabel investasi (X3) terhadap variabel jumlah pengangguran (Y) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.0093 < 0,05 dengan nilai koefisien bertanda negatif sebesar 0.004904 yang menyatakan bahwa setiap kenaikan investasi sebesar Rp. 1 juta maka jumlah pengangguran akan menurun sebesar 0.004904  orang/jiwa di Kabupaten Gresik.Kata Kunci :Jumlah Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, Investasi.
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, dan Investasi Terhadap Jumlah Pengangguran di Kabupaten Gresik Kurniawan, Aditya Barry; Affandi, Mochamad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan investasi terhadap jumlah pengangguran di Kabupaten Gresik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan model regresi linier berganda.Uji statistik yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan software eviews 6.0. Data yang digunakan dalam penelitian ini ada data time series selama 10 tahun. Dari hasil persamaan regresi tersebut menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi, upah minimum, investasi mempunyai pengaruh terhadap jumlah pengangguran di Kabupaten Gresik. Hal tersebut dapat dibuktikan pada tingkat kepercayaan 95%, semua variabel bebas yakni pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan investasi secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap terhadap jumlah pengangguran di Kabupaten Gresik. Hasil penelitian pada model pertama menunjukkan variabel pertumbuhan ekonomi (X1) terhadap variabel jumlah pengangguran (Y) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.0445 < 0,05 dengan nilai koefisien bertanda negatif sebesar 4361.485 yang menyatakan bahwa setiap kenaikan pertumbuhan ekonomi sebesar 1 % (persen) maka jumlah pengangguran akan menurun sebesar 4361.485 orang/jiwa di Kabupaten Gresik. Pada model kedua menunjukkan variabel upah minimum (X2) terhadap variabel jumlah pengangguran (Y) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.0015 < 0,05 dengan nilai koefisien bertanda positif sebesar 0.029252 yang menyatakan bahwa setiap kenaikan upah minimum sebesar Rp. 1,- maka jumlah pengangguran akan meningkat sebesar 0.029252 orang/jiwa di Kabupaten Gresik. Pada model ketiga menunjukkan variabel investasi (X3) terhadap variabel jumlah pengangguran (Y) diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.0093 < 0,05 dengan nilai koefisien bertanda negatif sebesar 0.004904 yang menyatakan bahwa setiap kenaikan investasi sebesar Rp. 1 juta maka jumlah pengangguran akan menurun sebesar 0.004904  orang/jiwa di Kabupaten Gresik.Kata Kunci :Jumlah Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, Investasi.