Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perancangan Alat Tempat Minum Otomatis Pada Kandang Ayam Petelur Faridah
Jurnal Teknologi dan Komputer (JTEK) Vol. 1 No. 01 (2021): JTEK: DESEMBER
Publisher : Teknik Informatika Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56923/jtek.v1i01.55

Abstract

Penelitian perancangan tempat minum otomatis pada kandang ayam petelur, khususnya untuk mempermudah atau mengurangi tenaga manusia dalam pemberian minum terhadap ayam guna menghemat biaya. Biasanya di lakukan dengan cara manual, seperti menuangkan air kedalam wadah dengan cara menimbah. Namun metode tersebut kurang efisien karena pengerjaanya yang sangat lama dan juga produksi telur ayam sangat kurang di karenakan menimbulkan stres bagi ayam. Alat ini akan bekerja dengan otomatis memberikan minum maksimal 3 kali dalam sehari yang bisa kita atur kapan saja, di dalam perancangan alat ini di lakukan cara merakit merangkai alat dengan menggunakan timer on/off dan sensor proximity berbasis sistem semi-otomatis. Berdasarkan hasil penelitian dan untuk kerja dari “Alat tempat minum semi-otomatis pada kandang ayam petelur” telah menunjukkan hasil yang sesuai dengan perencanaan yaitu alat dapat memberikan minum ayam secara otomatis pada waktu yang telah di tentukan. Banyaknya air yang di keluarkan yaitu sebesar 2,9 liter/detik di dalam volume 7 liter air.
Analisis Efisiensi Penggunaan Lampu Light Emitten Diode (LED) pada Gedung Telkom Regional VII Makassar Faridah Faridah; Bowasis Umar
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 3, No 1 (2018): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v3i1.295

Abstract

Energi listrik yang tersedia saat ini, sebagian besar digunakan untuk menyuplai gedung-gedung pemerintahan dan perkantoran yang tersebar di kota Makassar. Lampu yang digunakan masih lampu jenis essential dan Tube Light (TL) dengan masa pakai yang cukup singkat maksimun 5000-10000 jam dan daya listrik yang digunakan 18 Watt dan 36 Watt. Dengan perkembangnya teknologi, saat ini telah ditemukan lampu hemat energi yang munggunakan Light Emitting Diode (LED). Lampu jenis ini memiliki masa hidup (life time) yang sangat lama yaitu sekitar 50.000 – 100.000 jam dan menggunakan daya listrik yang  rendah yaitu sekitar         3 Watt-100 Watt namun cahaya yang dihasilkan sangat terang, dilihat dari nilai efikasinya dan juga lumennya yang tergolong tinggi.
ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN JARINGAN 4G DENGAN 5G MENGGUNAKAN APLIKASI OPENSIGNAL DI AREA URBAN KOTA MAKASSAR Saktiani Karim; Nursin; Faridah Faridah; Sriwati Sriwati
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 21 No. 01 (2026): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v21i01.526

Abstract

The development of cellular technology from 4G to 5G provides significant improvements in network speed and capacity, especially in urban areas with high data needs. This study aims to analyze and compare the performance of 4G and 5G networks in urban areas using the OpenSignal application with download, upload, and latency speed parameters. The research method uses a quantitative approach through field measurements conducted on May 25–June 2, 2025, in the morning, afternoon, and evening. The results show that the average download and upload speeds of the 5G network are 55.26 Mbps and 19.6 Mbps, respectively, higher than 4G which only reaches 13.18 Mbps and 9.83 Mbps. The difference in download speed reaches 31.92%, while in upload speed it is 9.93%. However, 4G latency is lower with a difference of 18.9% compared to 5G. Overall, the 5G network has superior and stable performance, making it ideal for activities with large bandwidth requirements. This is also influenced by infrastructure factors, user density, and distance to BTS which can cause performance variations between times and locations.
ANALISIS KUALITAS JARINGAN 5G TELKOMSEL MENGGUNAKAN METODE QUALITY OF SERVICE (QOS) DI PERUMAHAN BUKIT MANGGALA PERMAI, MAKASSAR Nur Samsi Amma Fahira Sahna Gazali; Faridah Faridah; Saktiani Karim; Sriwati Sriwati
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 20 No. 02 (2025): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v20i02.266

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi generasi kelima (5G) menawarkan kecepatan tinggi, latensi rendah, dan kapasitas besar, namun implementasinya di Indonesia belum merata sehingga kualitas layanan masih bervariasi antarwilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas jaringan 5G Telkomsel di Perumahan Bukit Manggala Permai, Makassar menggunakan metode Quality of Service (QoS) dan melihat tingkat kelayakan jaringan berdasarkan standar TIPHON. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi kuantitatif deskriptif melalui pengukuran parameter teknis (throughput, delay, jitter, packet loss) menggunakan aplikasi Wireshark, serta kualitatif deskriptif melalui kuesioner dan wawancara pengguna. Pengukuran dilakukan pada dua titik lokasi dengan tiga rentang waktu berbeda (pagi, siang, malam) selama 4 minggu untuk memperoleh data yang representatif. Pada area tengah perumahan (Lokasi 2), khususnya minggu ke-4 pagi, throughput mencapai 12,258 Mbps dengan delay 0,728 ms yang dikategorikan sangat baik. Sebaliknya, pada area depan (Lokasi 1), terutama minggu ke-2 malam, throughput turun signifikan hingga 0,08 Mbps, sementara jitter meningkat menjadi 59,887 ms yang dikategorikan buruk. Hasil penelitian menunjukkan kualitas jaringan 5G Telkomsel bervariasi tergantung titik dan waktu pengukuran. Secara keseluruhan, kualitas jaringan berada pada kategori sedang hingga bagus menurut standar TIPHON, dengan kisaran 58,31% - 82,31% dan layak digunakan, namun peningkatan infrastruktur diperlukan agar performa jaringan lebih merata di seluruh area permukiman.
Performance Comparison of Ion Lithium Batteries and Lead Acid Batteries in Electrical Energy Storage Systems musrawati ST M.Si; Faridah Faridah; Sriwati Sriwati
Journal of System and Computer Engineering Vol 7 No 1 (2026): JSCE: January 2026
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61628/jsce.v7i1.2266

Abstract

Enrekang Regency, which is mostly mountainous and has an increasing need for a reliable electrical energy storage system along with the development of renewable energy technologies such as solar panels and wind turbines. Two types of batteries commonly used are ion lithium batteries and lead acid batteries. Research Objectives To determine the effectiveness of the performance of ion lithium batteries and lead acid batteries and to determine the relative energy storage capacity of these two types of batteries and to determine whether one of them has an advantage in greater storage capacity. The method used in this study is This study uses a comparative descriptive approach with a literature study method (library research) and quantitative data analysis. The aim is to compare the technical performance of two types of batteries based on relevant and valid secondary data. The results of this study indicate that ion lithium batteries have the advantage of lasting a long time when discharged with a load, ion lithium batteries last for 8 hours 43 minutes, compared to lead acid which only lasts for 7 hours 48 minutes, this data collection is carried out by charging and discharging tests, life cycle tests, self-tests, and safety tests