Ida Nisaurrasyidah
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA WORDWALL SAAT PANDEMI COVID-19 PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DI SMP Ida Nisaurrasyidah; Z. S. Soeteja; Nanang G. Prawira
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol 10, No 2 (2021): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v10i2.27502

Abstract

It has been more than a year since our country has been hit by the pandemic COVID-19. This affects all sectors, including the education sector. Learning activities, especially in areas that are still in the red zone, must be carried out online. At this time many teachers deliver material using learning videos via Youtube and then give assignments to students. Including a teacher of Cultural Arts subjects. This learning method makes students feel bored and less disciplined. Teachers are expected to be more creative and innovative in learning activities. One of them is by using Wordwall learning media. This is the reason for researchers to examine the use of Wordwall Learning Game Media in Cultural Arts Subjects. This website-based learning game media is not only easy to use but also fun for students. In addition, several types of games from the Wordwall learning game media can be printed using a printer and can be done directly by students. So Wordwall game media can help teachers in fun learning activities for students so that learning objectives can be achieved optimally. Keywords: online learning media, wordwall. AbstrakSudah lebih dari satu tahun lamanya negara kita terkena pandemi virus Covid-19. Hal ini berimbas pada semua sektor, termasuk sektor pendidikan. Kegiatan pembelajaran terutama pada daerah yang masih berada di zona merah harus dilakukan secara online. Pada saat ini banyak guru yang menyampaikan materi dengan menggunakan video pembelajaran melalui Youtube lalu memberi tugas kepada siswa. Termasuk guru mata pelajaran Seni Budaya. Metode belajar ini membuat siswa merasa jenuh dan menjadi kurang disiplin. Guru diharapkan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam kegiatan pembelajaran. Salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran Wordwall. Hal ini menjadi alasan peneliti untuk meneliti tentang Penggunaan Media Game Pembelajaran Wordwall pada Mata Pelajaran Seni Budaya. Media game pembelajaran ini berbasis website selain mudah digunakan namun juga menyenangkan bagi siswa. Selain itu beberapa dari jenis permainan dari media game pembelajaran Wordwall dapat dicetak menggunakan printer dan dapat dikerjakan langsung oleh siswa. Jadi Media game Wordwall dapat membantu guru dalam kegiatan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.   Kata Kunci:media pembelajaran online, wordwall. Authors:Ida Nisaurrasyidah : Universitas Pendidikan IndonesiaZ. S. Soeteja : Universitas Pendidikan IndonesiaNanang G. Prawira : Universitas Pendidikan Indonesia References:Banggur, M. D., Situmorang, R., & Rusmono, R. (2018). Pengembangan Pembelajaran Berbasis Blended Learning Pada Mata Pelajaran Etimologi Multimedia. Jurnal Teknologi Pendidikan. 20 (2) 152-165.Handayani, N. (2014). Penggunaan Media Pembelajaran Untuk Peningkatan Prestasi Belajar. An-Nuha. 89(2) 81-97.Hartanto, R. S., & Dani, H. (2020). Studi Literatur: Pengembangan Media Pembelajaran Dengan Software Autocad. Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan. 2 (2) 1-6.IdaSeniRupa. (2021). Seni Rupa Kelas 7. www.wordwall.net (diakses tanggal 8 Juni 2021).Kemendikbud, P. W. (2020). Mendikbud Terbitkan SE tentang Pelaksanaan Pendidikan dalam Masa Darurat Covid-19. www.kemdikbud.go.id (diakses tanggal 24 Maret 2020).Nugraha. (2021). Pasangkanlah Aliran dan Lukisan di bawah ini. www.wordwall.net (diakses tanggal 28 Juli 2021).Permansah, S., & Murwaningsih, T. (2018). Media Pembelajaran Digital: Kajian Literatur Tentang Dampak Penggunaan Media Pembelajaran Digital di SMK. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Administrasi Perkantoran(SNPAP). 74(2) 72-76.Sabarguna, B. S. (2005). Analisis Data pada Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.SenoridaZiggy. (2021). Arahkan Pesawat Menuju Awan yang Tepat. www.wordwall.net (diakses tanggal 9 April 2021). Sutanto, L. (2005). Teori Konseling dan Psikoterapi Perdamaian. Malang: UNM.Widianingsih, E. (2012). Pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan Menumbuhkan Kecerdasan Moral Secara Kompetitif. Edu Humaniora. 5 (2)1-6.
PROSES VISUALISASI BUKU DONGENG TIMUN MAS DENGAN TEKNIK POP-UP UNTUK PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK Ida Nisaurrasyidah
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 9 No. 1 (2018): July 2018
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v9i1.2967

Abstract

Salah satu cara yang efektif untuk mengawal tumbuh kembang pola piker, melatih otak dan meningkatkan komunikasi anak ke arah yang positif yaitu dengan mengakrabkan dan menyibukkan anak dengan belajar tanpa menghilangkan waktu bermainnya. Buku bergambar termasuk buku ringan yang dapat menghibur sekaligus mendidik anak. Buku bergambar berbentuk pop-up menjadi salah satu bentuk buku cerita yang lebih diminati anak karena tampilannya yang menarik. Tidak banyak buku bergambar pop-up yang mengangkat tema mengenai cerita nusantara di Indonesia, hal ini sangat penting karena selain ceritanya menarik di dalamnya mengandung pesan moral yang baik untuk anak, serta untuk ikut melestarikan keberadaan dongeng nusantara. Salah satu dongeng populer di Indonesia adalah Timun Mas. Timun Mas merupakan tokoh utama yang umurnya berkisar antara 9-12 tahun. Pemeran utama cerita Timun Mas berumur sama dengan target pembaca, hal ini baik sebagai contoh untuk anak-anak yang merupakan peniru ulung yang baik. Proses pembuatan buku dongeng Timun Mas menggunakan teknik pop-up melalui beberapa tahapan berkarya, proses pembuatn synopsis,  proses studi karakter, tahap pembuatan storyboard, tahap pembuatan teknik pop-up, pembuatan prototype, proses pembuatan sketsa, proses pewarnaan, tahap scanning, proses penulisan teks, tahap editing, tahap printing, tahap cutting, tahap rakit, dan tahap pengemasan karya.Kata Kunci: dongeng, Timun Mas,  teknik pop-up, kemampuan komunikasi.