Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERUBAHAN TARI GANDAI PADA MASYARAKAT MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU Marfinetri Elyadi; Lora Gustia Ningsih
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol 8, No 2 (2019): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v8i2.14674

Abstract

AbstrakTari gandai merupakan sebuah tari tradisi yang ada di Mukomuko provinsi Bengkulu. Tari ini berasal dari cerita rakyat Malin Deman dan Puti Bungsu, Malin Deman merupakan manusia bumi dan Puti Bungsu merupakan manusia langit. Tari ini awalnya ditarian untuk menghibur Puti Bungsu yang berpisah dengan Malin Deman. Tari ini di tarian oleh beberapa penari perempuan secara berpasang-pasangan. Gerakan tari Gandai di ambil dari gerakan satwa yang mengambarkan kekecewaan  malin deman yang ditinggal oleh Puti Bungsu. Pada saat ini tarian ini sudah berubah menjadi tari untuk hiburan dalam acara-acara perkawinan ataupun acara pesta rakyat di Kabupaten Mukomuko. Tari ini memiliki Sembilan gerak  sesuai dengan lobang pada serunai gandai. Serunai gandai merupakan alat musik  pengiring dalam tarian gandai. pada saat ini tari gandai sudah mengalami perubahan, baik dari segi bentuk tari maupun dari segi fungsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana perubahan tari Gandai pada masyarakat Mukomuko Provinsi Bengkulu metode yang digunakan adalah metode kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan mengamati tari Gandai tradisi dan kreasi.Kata Kunci: tari gandai, perubahan, Mukomuko.AbstractGandai dance is a traditional dance in mukomuko, Bengkulu province. This dance comes from the folklore Malin Deman and Puti Bungsu, Malin Deman is an earth man and the youngest Puti Bungsu is a celestial man. This dance was originaly danced to entertain Puti Bungsu who parted ways with Malin Deman. This dance is danced by several female dancers in pairs. The Gandai dance movement was taken from the animal movement which depicted the disappointment of Malin Deman who was left by the youngest Puti. At this time the dance has turned into a dance for entertainment in weddings or folk parties in Mukomuko District. This dance has nine movements inaccordance with the hole in yhe smart alley. The clever grun is a musical instrument accompaniment in smart dance. At this time the smart dance has undergone changes, both in terms of dance form and in terms of dance form and in terms of function. The purpose of this study was to reveal how the change of smart dance in the Bengkulu Province Mukomuko community method used was a qualitative method, data collection was carried out through observation and observing the traditional dance of tradition and creation.  Keywords: gandai’s dance, change, Mukomuko. 
ARI TIGO TUNGKU SAJARANGAN DALAM ARAK-ARAKAN PENGANTEN DI MUARO PANEH KABUPATEN SOLOK Marfi Netri Elyadi
Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 2 (2017): Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/lg.v1i2.258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tari Tigo Tungku Sajarangan dalam arak-arakan penganten di Muaro Paneh Kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Pengungkapan tersebut dapat dilihat melalui gerak tari, penari ,musik iringan, tata rias dan busana, properti, tempat pertunjukan dan waktu pertunjukan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis yang bersifat Kualitatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif yaitu mereduksi data, menyajikan data dan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori bentuk oleh Alma M Hawkins. Pemikiran ahli tersebut digunakan untuk membahas tari Tigo Tungku Sajarangan dalam arak-arakan penganten di Muaro Paneh. Hasil penelitian menunjukan tari Tigo Tungku Sajarangan merupakan tari untuk arak-arakan penganten di Muaro paneh. Tari ini berfungsi untuk menyemarakan sekaligus memandu arak-arakan tersebut. This research aims at revealing about Tigo Tungku Sajarangan Dance in Bridegroom Parade in Muaro Paneh, Bukit Sundi Sub-district, Solok District, and Sumatera Barat Province. That disclosure can be seen from dance movement, dancer, accompaniment, make-up and costume, property, performance venue, and performance time. Method used was analysis descriptive method that has qualitative characteristic. Data analysis was conducted qualitative-descriptively namely reducing data, presenting data, and conclusion. This research used the theory of form by Alma M. Hawkins. That expert’s thought was used to discuss about Tigo Tungku Sajarangan Dance in Bridegroom Parade in Muaro Paneh. Research result showed that Tigo Tungku Sajarangan Dance is the dance for bridegroom parade in Muaro Paneh. This dance functions to enliven and also guide that parade.
Implementasi Media Audiovisual Pada Mata Kuliah Tari Sumatra Dasar Pencak Fitriyani, Nurul Hidayah; Elyadi, Marfi Netri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20113

Abstract

Abstrak Media pembelajaran adalah komponen penting dalam sistem pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan media audiovisual pada mata kuliah Tari Sumatra Dasar Pencak pada  mahasiswa jurusan tari ISI Surakarta beserta dampaknya terhadap keterampilan gerak tari. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah 14 mahasiswa semester IV, dengan teknik pengumpulan data berupa teknik observasi dan evaluasi melalui tes. Tes diberikan dalam bentuk unjuk kerja (praktik) gerakan-gerakan Tari Babuai. Selanjutnya, data dalam penelitian ini adalah proses pembelajaran materi Tari Babuai pada mata kuliah Tari Sumatra Dasar Pencak dan hasil evaluasi berupa nilai pretest dan posttest. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan, terjadi peningkatan skor antara hasil pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan keterampilan gerak tari dan pemahaman mahasiswa terhadap materi pembelajaran. Nilai rata-rata pre-test sebesar 2,78, sementara rata-rata nilai post-test meningkat menjadi 3,61 dengan kenaikan sebesar 0,83 poin.  Nilai mahasiswa menunjukkan peningkatan yang signifikan hingga mencapai kategori baik. Kata Kunci: Media Audiovisual, Media Pembelajaran, Seni Tari, Tari Sumatra Dasar Pencak