This Author published in this journals
All Journal Formica Online
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KANDUNGAN KLOROFIL DAN BIOMASSA TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L) PADA TANAH YANG TERAKUMULASI LOGAM BERAT CD Tresnawati, Eva; Kusdianti, R; Solihat, Rini
Formica Online Vol 1, No 1 (2014): Formica Online
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sistem budidaya kentang (Solanum tuberosum L) tidak terlepas dari penggunaan pupuk dan pestisida kimiawi. Dalam jangka panjang, penggunaan  pupuk dan pestisida yang berlebih dapat meningkatkan kandungan logam berat kadmium dalam tanah serta dapat berdampak terhadap kualitas tanaman dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan tanaman kentang pada tanah yang terakumulasi  logam berat kadmium. Sampel tanaman berasal dari lokasi pertanian kentang di Pangalengan. Parameter yang diukur yaitu kandungan klorofil, biomassa, kandungan  logam  kadmium dalam tanah dan umbi kentang. Kandungan kadmium dalam sampel tanah dan umbi kentang diukur dengan menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil penelitian menunjukkan kandungan  kadmium pada lahan pertanian kentang telah melebihi ambang batas yang diperbolehkan. Kandungan kadmium juga terakumulasi dalam tanaman kentang, tetapi kandungan kadmium dalam umbi masih berada di bawah ambang batas. Kandungan klorofil pada tanaman kentang menunjukkan peningkatan setiap minggunya, dari 4 MST (Minggu Setelah Tanam) hingga 10 MST kandungan klorofil pada daun kentang hanya mengalami sedikit peningkatan. Berat kering dan berat basah tanaman juga mengalami peningkatan dari 4 MST hingga 10 MST. Adanya logam kadmium  yang diserap oleh tanaman kentang dapat menghambat pembentukan  klorofil pada daun tanaman kentang. Pembentukan klorofil yang terhambat dapat mempengaruhi biomassa tanaman.  Kata kunci: Klorofil, Biomassa, Kentang, Kadmium, Akumulasi
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI UMBI TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) VARIETAS GRANOLA DARI BIBIT G0 YANG DIBERI ZAT PENGATUR TUMBUH Ferliati, Dwi; Kusdianti, R; Solihat, Rini
Formica Online Vol 1, No 1 (2014): Formica Online
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pertumbuhan dan produksi umbi tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) varietas Granola dari bibit G0 yang diberi perlakuan zat pengatur tumbuh atonik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pertumbuhan dan produksi umbi tanaman kentang setelah diberi perlakuan atonik pada tanaman. Parameter yang diukur, yaitu tinggi tanaman, kadar klorofil, jumlah daun, biomassa (berat basah dan berat kering), bobot umbi per tanaman, serta jumlah umbi pertanaman. Perlakuan dilakukan dengan cara menyemprotkan larutan zat pengatur tumbuh atonik pada daun tanaman kentang dengan konsentrasi 0 ml (kontrol), 0,5 ml, 1,0 ml, dan 1,5 ml yang dilarutkan dalam satu liter akuades. Perlakuan dilakukan seminggu sekali dari awal tanam sampai menjelang panen. Tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per tanaman, bobot umbi pertanaman, biomasa yang meliputi berat basah dan berat kering serta kadar klorofil pada tanaman kentang yang diberi perlakuan zat pengatur tumbuh atonik dengan konsentrasi 0 ml/liter, 0,5 ml/liter, 1,0 ml/liter, dan 1,5 ml/liter tidak menunjukkan pengaruh yang nyata. Kata kunci: Kentang, Atonik, Pertumbuhan, Produksi umbi
ANALISIS PERTUMBUHAN TANAMAN KUBIS (Brassica oleracea) PADA TANAH YANG TERAKUMULASI LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) DI PERKEBUNAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG Anggi, Gayatri; Kusdianti, R; Solihat, Rini
Formica Online Vol 1, No 1 (2014): Formica Online
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu usaha untuk meningkatkan produktivitas sayuran adalah dengan adanya tindakan pengendalian hama dan pemberian pupuk. Adanya pemberian pupuk dan pestisida dalam sistem pertanian  dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi tanaman dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan tanaman kubis pada tanah yang terakumulasi logam kadmium (Cd). Sampel tanaman kubis didapatkan dari lahan Pertanian Pangalengan Bandung. Parameter yang diamati adalah kadar klorofil, biomassa dan kadar logam Cd pada pupuk, pestisida, tanah dan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan biomassa tanaman bertambah dari awal penanaman hingga masa panen seiring dengan adanya penambahan kadar klorofil pada tanaman. Hasil analisis logam Cd yang terdapat pada tanah (3.65 ppm) dan tanaman (0.217 ppm) menunjukkan hasil yang melebihi ambang batas. Hal tersebut menunjukkan akumulasi logam berat Cd pada tanaman tidak memberikan dampak pada pertumbuhan tanaman, tetapi akumulasi logam Cd pada tanaman melebihi ambang batas.Hal ini menunjukkan bahwa tanaman kubis dapat mengakumulasi logam. Kata kunci : Brassica oleracea, Logam Kadmium, Kadar Klorofil, Biomassa, Lingkungan