Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KESULITAN SOAL UJIAN AKHIR SEKOLAH BAHASA INDONESIA SMP NEGERI 1 KUALA TAHUN AJARAN 2014/2015 Sri Wati
Asas: Jurnal Sastra Vol 5, No 3 (2016): ASAS
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v5i3.7038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian naskah soal ujian akhir sekolah Bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Kuala dengan kurikulum dan mendeskripsikan tingkat kesulitan soal ujian akhir sekolah bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Kuala. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode dokumentasi.Teknik analisis data untuk kesesuaian naskah soal dengan kurikulum dilakukan dengan menyesuaikan tiap butir soal dengan kurikulum (standar isi dan standar kompetensi lulusan), serta membuat persentase kesesuaiannya butir soal dengan kurikulum tersebut. Teknik analisis tingkat kesulitan soal ujian akhir sekolah dilakukan dengan menganalisis soal berdasarkan kriteria soal (Taksonomi Bloom), selanjutnya menghitung persentase dari tiap tingkatan.Hasil analisis data menunjukkan bahwa soal ujian akhir sekolah bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Kuala dinyatakan sesuai dengan kurikulum yang berlaku disekolah tersebut (KTSP) dengan rincian; kesesuaian naskah soal dengan standar isi 100% dan kesesuaian soal dengan standar kompetensi lulusan sebanyak 90%. Dari segi tingkat kesulitan analisis data menunjukkan bahwa tingkat kesulitan soal memiliki tingkat kesulitan baik dengan proporsi 3-4-3, yakni soal mudah sejumlah 30,6 %, sedang 38,8 % dan sukar 30,6 %. 
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pondasi Karakter Generasi Muda Dalam Berbangsa Dan Bernegara Sri Wati
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 7: Juni 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the of history, Pancasila as a normative foundation has been deeply rooted. Pancasila has not been widely implemented into the character of the younger generation. To explore how young people today interpret Pancasila, the author tries to explain several important points in implementing the values of Pancasila for the character of the younger generation. How does a young generation interpret Pancasila in everyday life and what are their views as a figure of the younger generation.