Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Struktur Batin Puisi Sesamar Kasih Pencari Rezeki Karya Dwi Ayu Utami Nasution Sri Kurnia Hastuti Sebayang
Basastra Vol 7, No 1 (2018): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v7i1.9318

Abstract

Puisi nama menggunakan bahasa yang bervariasi dan menjadikan isi lebih menarik bagi pembaca karya sastra untuk mengetahui lebih dalam makna yang ingin disampaikan oleh pengarang yang terdapat dalam karyanya tersebut. Puisi sebagai karya sastra menggunakan bahasa sebagai media untuk mengungkapkan makna. Dalam hal ini pengamatan atau pengkajian terhadap puisi khususnya dilihat dari gaya bahasanya sering dilakukan. Peneliti memilih puisi nama  sebagai objek studi kajian puisi. Pemilihan puisi namaini didasarkan pada struktur batin dan struktur fisik puisi yang menarik untuk dikaji lebih jauh. Puisi tersebut mengandung maksud kompleksitas berkaitan dengan bahasanya yang ingin disampaikan oleh pengarang.Sepengetahuan penulis belum ada yang mengkaji baik dari aspek bahasa yang digunakan, maka hal tersebut menjadi penting untuk dikaji. Alasan tersebut yang mendorong penulis untuk mengadakan penelitian tentang bahasa yang digunakan pengarang dalam menyampaikan makna dan pesan cerita untuk mengkaji unsur fisik dan unsur batin dari puisi sebuah nama. 
PENGARUH METODE SUGESTI IMAJINATIF TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI OLEH SISWA KELAS X SMK SWASTA TAMAN SISWA BINJAI Riska Meyrisa; Sri Kurnia Hastuti Sebayang; Khairina Afni
Serunai : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 6, No 2 (2020): JURNAL SERUNAI ILMIAH DAN ILMU PENDIDIKAN
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/sjip.v6i2.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode sugesti imajinatif terhadap kemampuan menulis puisi oleh siswa Kelas X SMK Swasta Taman Siswa Binjai. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan populasi penelitian sebanyak 87 siswa kelas X di SMK Swasta Taman Siswa Binjai. Dengan teknik Simple Random Sampling, diperoleh sampel penelitian kelas eksperimen (X TKI 2) dan kelas kontrol (X TKI 1) dengan jumlah sebanyak 23 siswa di masing-masing kelas. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil menulis puisi. Hasil uji prasyarat data menyatakan sampel terdistribusi homogen dan normal. Selanjutnya dilakukan uji t satu pihak (α = 0,05). Nilai sig. 2 tailed 0,003  kurang dari 0,05 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sampel Test dan diketahui bahwa nilai thitung sebesar 3,087 dengan df 44. Adapun nilai ttabel pada df 44 yaitu 2,015. Berdasarkan dari data tersebut yaitu 3,087 > 2,015 maka Ho ditolak dan HA diterima.
Analisis Konflik Tradisi dan Pelanggaran Moralitas dalam Narasi Sewu Dino Karya SimpleMan: Kajian Sosiologi Sastra Laila Almira; Dunkha Suhairi; Ashri Aprilia Syahputri; Mutia Haelani; Sri Kurnia Hastuti Sebayang
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.5935

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi konflik tradisi dan pelanggaran moralitas dalam narasi Sewu Dino karya SimpleMan melalui pendekatan sosiologi sastra. Dengan menggunakan metode analisis isi kualitatif dan kerangka homologi struktural Goldmann, penelitian ini mengkaji bagaimana tradisi Jawa berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial dan legitimasi moral dalam teks. Temuan penelitian menunjukkan terdapat tiga lapisan konflik tradisi, yaitu antara tokoh utama dengan sistem kepercayaan lokal, antara nilai modern dengan adat istiadat, dan konflik batin tokoh. Narasi membangun moralitas berbasis dualisme sakral-profan di mana hukuman supranatural menjadi metafora sanksi kolektif. Dimensi gender juga menonjol, dengan tokoh perempuan diposisikan paling rentan terhadap sanksi tradisi. Fungsi sosial narasi ini bersifat ganda, yakni memperkuat pemertahanan nilai tradisi sekaligus membuka ruang negosiasi kritis. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi sosiologi sastra Indonesia dengan membuktikan bahwa sastra horor populer berbasis tradisi lokal menyimpan diskursus sosiologis yang signifikan tentang relasi sastra, tradisi, dan moralitas dalam masyarakat Jawa kontemporer.