Nurmaniah Nurmaniah
Universitas Negeri Medan

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Permainan Konstruktif terhadap Perkembangan Kreativitas Anak Usia 5 - 6 Tahun D I R A Fatimah Kec. Besitang -Kab. Langkat T.A 2016-2017 Ulfa Marina Lubis; Nurmaniah Nurmaniah
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 4, No 2: Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v4i2.12118

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Kreativitas anak kurang berkembang secara optimal khususnya pada saat kegiatan bermain permainan konstruktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan konstruktif terhadap perkembangan kreativitas anak usia 5-6 tahun di RA Fatimah T.A.2016/2017.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desin penelitian Posttest-Only Control Group Design. Cara acak/random dilakukan karena populasi anaknya di setiap kelas memiliki karakteristik yang sama dari segi usia yaitu TK B (5-6 Tahun). Untuk kelas eksperimen 15 orang anak dengan menggunakan permainan konstruktif balok, dan kelas kontrol 15 orang anak menggunakan permainan puzzle.Berdasarkan hasil tersebut hipotesis menyatakan bahwa pembelajaran menggunakan pemanfaatan lingkungan sekitar berpengaruh signifikan terhadap kreativitas anak yaitu hasil uji hipotesis diketahui t-hitung > dari t-tabel yaitu 10,58> 1,701. Hal ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan pemanfaatan lingkungan sekitar terhadap kreativitas anak Kelompok B Di RA Fatimah Kec. Besitang Kab. Langkat Tahun Ajaran 2016/2017
Pengaruh Media Audio Visual Gerak Terhadap Kemampuan Bercerita Anak Kelompok B Di TK ABA 06 Cabang Medan Ade Kurnia Sari; Nurmaniah Nurmaniah
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 6, No 1: Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v6i1.23212

Abstract

Dalam penelitian ini yang menjadi masalah adalah kemampuan bercerita anak belum berkembang dengan baik.Karena kurangnya guru dalam menggunakan media pembelajaran yang bervariasi seperti penggunaan media pembelajaran media audio visual yang dimana media audio visual cukup banyak memberikan motivasi dalam kemampuan bercerita anak yang baik, karena mampu mengaktifkan kedua indera yaitu pendengaran dan penglihatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kemampuan bercerita anak di kelompok B di TK Aba 06 Cabang Medan.Jenis penelitian ini adalah penelitian post test only control design. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audio visual terhadap kemampuan bercerita anak di kelompok B di TK Aba 06 Cabang Medan.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua kelas kelompok yang memiliki karakteristik yang sama yaitu kelas B1 dan kelas B2.  Penentuan sampel kelas dilakukan secara acak (random) dengan jumlah sampel tiap kelas sebanyak 20 anak.Variabel bebas adalah penggunaan media audio visual sedangkan variabel terikat adalah kemampuan bercerita anak. Intrumen pengumpulan data yaitu pedoman observasi. Analisis data mengunakan uji-t. Dan observasi dilakukan pengobservasi dengan pedoman observasi yang telah disediakan. Dengan taraf nyata α = 0,05. Berdasarkan hasil analisis data diatas diperoleh rata-rata nilai pada kelas eksperimen 10,05 dengan nilai tertinggi 12 dan nilai terendah 8, sehingga pengembangan kemampuan bercerita anak pada kelas eksperimen memperoleh perbedaan yang signifikan. Sedangkan nilai rata-rata pada kelas kontrol 7,05 dengan nilai tertinggi 9 dan nilai terendah 5, sehingga pengembangan kemampuan bercerita anak pada kelas kontrol memperoleh perbedaan yang signifikan.Berdasarkan hasil tersebut hipotesis menyatakan bahwa pembelajaran menggunakan media audio visual berpengaruh secara signifikan terhadap pengembangan kemampuan bercerita anak yaitu dari hasil uji hipotesis diperoleh t hitung  >  t tabel, yaitu 8,62 > 1,72   pada taraf α = 0.05. Dengan demikian penggunaan media audio visual berperngaruh secara signifikan terhadap pengembangan kemampuan bercerita anak Kelompok B di TK Aba 06 Cabang Medan
Pengaruh Bermain Pesan Berantai Terhadap Keterampilan Menyimak Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Salsabila Kecamatan Medan Marelan Mutiara Ernanda Putri; Nurmaniah Nurmaniah
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 7, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.738 KB) | DOI: 10.24114/jbrue.v7i1.25784

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan menyimak anak, dan metode pembelajaran yang digunakan guru kurang bervariasi terutama dalam pembelajaran yang berhubungan dengan aspek berbahasa anak. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan bermain terhadap keterampilan menyimak anak usia 5-6 tahun di PAUD SALSABILA KECAMATAN MEDAN MARELAN T.A 2019/2020. Penelitian ini dilakukan di kelas B2 sebagai kelas eksperimen yang ditentukan secara random dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan bentuk the equivalen time samples design. Variabel bebas adalah kegiatan bermain pesan berantai dan variabel terikat adalah kemampuan menyimak. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Data analisis dengan menggunakan metode deskriptif dan uji tes Q chocran,yang dilanjutkan dengan uji signifikan pada taraf  Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kemampuan menyimak anak berkembang dengan baik dan mengalami peningkatan ketika dibelajarkan dengan pembelajaran menggunakan kegiatan bermain pesan berantai dibandingkan ketika tidak diberikan dengan kegiatan bermain pesan berantai, dilihat dari uji test Q chocran diperoleh Qhitung > X²tabel yaitu 26,465  > 19,625 pada taraf . Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa kegiatan bermain pesan berantai memiliki pengaruh signifikan terhadap keteramipilan menyimak anak usia 5-6 tahun di PAUD SALSABILA KECAMATAN MEDAN MARELAN
Analisis Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Kegiatan Bermain Boneka Jari Usia 5-6 Tahun Di TK Happy Holy Kids Setia Budi Medan Rosa Dame Pandiangan; Nurmaniah Nurmaniah
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 7, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v7i1.25660

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan sosial emosional anak yang belum berkembang dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Kegiatan Bermain Boneka Jari Usia 5-6 Tahun Di Tk Happy Holy Kids Setia Budi Medan T. A 2020/ 2021.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kelas kelompok B, yaitu kelas TK B2. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 4 orang dari TK kelompok B usia 5-6 tahun di kelas TK B2 TK Happy Holy Kids Setia Budi Medan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat responden mengalami perubahan pada kemampuan sosial emosional dimana pada awal pertemuan terdapat responden yang tidak mau melakukan kegiatan bermain boneka jari sehingga sikap kooperatif/ bekerja sama dan juga sikap toleran pada keempat responden belum terlihat, emosi pada anak juga masih kurang terlihat, responden tidak memahami peraturan dan disiplin namun pada pertengahan hingga akhir pertemuan sikap kooperatif dan sikap toleran pada responden sudah muncul, responden juga dapat mengekspresikan emosi marah, senang/ bahagia, sedih, dan kaget dengan tepat sesuai dengan kondisi, serta responden telah mampu memahami peraturan dan disiplin. Jadi, kegiatan bermain boneka jari dapat mengembangkan kemampuan sosial emosional anak karena kegiatan bermain boneka jari memiliki banyak manfaat yang dapat merangsang rasa ingin tahu anak sehingga anak akan bertanya atau merespon apa yang dikatakan oleh gurunya, melalui kegiatan ini juga daya imajinasi anak akan terangsang untuk membayangkan tokoh- tokoh yang diperankan sehingga anak akan mengekspresikan emosi sesuai dengan kondisi pada waktu anak bermain boneka jari dan anak juga akan menjalin komunikasi dengan lawan bicara anak atau temannya.
Pengaruh Kegiatan Menganyam Terhadap Keterampilan Motorik Halus Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Al-Ihsan Medan T.A 2018/2019 Nurmaniah Nurmaniah; Winda Cahyani Daulay
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v6i1.4698

Abstract

 ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih kurang optimalnya keterampilan motorik halus anak serta masih kesulitannya mengkoordinasikan gerakan mata dan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan menganyam terhadap keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Al-Ihsan Medan.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif (eksperimen) dengan desain Quasi Eksperimental, dengan bentuk Posstest Only Control Design.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua kelas kelompok yang memiliki karakteristik yang sama, yaitu kelas B2 (Eksperimen) dan kelas B1 (kontrol). Penentuan sampel kelas dilakukan secara acak (random) dengan jumlah sampel tiap kelas sebanyak 15 anak sehingga total keseluruhan sampel yaitu 30 orang anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus pada anak usia 5-6 tahun meningkat setelah melakukan kegiatan menganyam. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata- rata nilai pada kelas eksperimen 3,23, sedangkan nilai rata- rata pada kelas kontrol 2,01. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kegiatan menganyam memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan motorik halus anak dengan , yaitu 8,4. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan kegiatan menganyam terhadap keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun  di TK Al-Ihsan Medan Tahun Ajaran 2018/2019 Kata Kunci : kegiatan Menganyam, Keterampilan Motorik Halus ABSTRACT  The problem in this study is the suboptimal fine motor skills of the child and the difficulty in coordinating eye and hand movements. This study aims to determine the effect of weaving activities on fine motor skills of children aged 5-6 years in TK Al-Ihsan Medan. This type of research is quantitative research (experimental) with Quasi Experimental design, with the form of Posstest Only Control Design. This research was conducted using two class groups that have the same characteristics, namely class B2 (Experiment) and class B1 (control). Determination of class samples is done randomly with a total sample of 15 classes for each class so that the total sample is 30 children. The results showed that fine motor skills in children aged 5-6 years increased after weaving. Based on the results of data analysis obtained an average value in the experimental class 3.23, while the average value in the control class 2.01. The test results show that weaving activities have a significant effect on children's fine motor skills with X_count ^ 2> X_table ^ 2, which is 8.4> 7. Thus it can be concluded that there is a significant effect of weaving activities on fine motor skills of children aged 5-6 years at Al-Ihsan Kindergarten Medan Year 2018/2019 Keywords: Weaving activities, Fine Motor Skills