Yosiani Iring
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI MENGAJAR GURU DALAM MENGENALI PERBEDAAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA NEGERI 1 WOTU KABUPATEN LUWU TIMUR Yosiani Iring
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.346 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi mengajar guru dalam mengenali perbedaan kemampuan belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 1 Wotu Kabupaten Luwu Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif tipe deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini secara populasi yaitu menjadikan semua guru mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 1 Wotu sebagai informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Teknik pengabsahan data menggunakan member chek.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi mengajar yang digunakan guru dalam mengenali perbedaan kemampuan belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 1 Wotu yaitu mengidentifikasi atau mengenal secara sepintas kepribadian dan kemampuan peserta didik dalam proses belajar mengajar, mengenali kemampuan peseta didik melalui penerapan metode pembelajaran dan sistem pembelajaran dalam proses belajar mengajar, dimana metode pembelajaran untuk siswa yang lambat menerima pelajaran yaitu metode diskusi, metode tanya jawab, metode proyek, Jig Saw, STAD, bermain peran dan melibatkan tutor sebaya dan untuk siswa yang cepat menerima pelajaran yaitu metode ceramah, metode tanya jawab, metode penugasan. Dan sistem pembelajaran, untuk siswa yang lambat menerima pelajaran yaitu sistem pembelajaran kooperatif dan inkuiri dan untuk siswa yang cepat dalam menerima pelajaran yaitu sistem pembelajaran ekspositori dan sistem pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir. Kemudian menetapkan ukuran penilaian kemampuan peserta didik dengan melakukan evaluasi atau tes-tes baik tes lisan maupun tes tertulis.Kata Kunci: Strategi Mengajar Guru dan Perbedaan Kemampuan Belajar Siswa