Kurnia Azis
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERILAKUBULLYING SISWA SMK TECHNO TERAPAN MAKASSAR Kurnia Azis
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.702 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk perilaku bullying yang dilakukan siswa di SMK Techno Terapan Makassar, dan untuk mengetahui tanggapan sekolah terhadap perilaku bullying siswa SMK Techno Terapan Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah siswa SMK Techno Terapan Makassar yang dipilih secara snowbal sampling yaitu memilih secara sengaja informan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan berdasarkan data dari guru BK. Data dihasilkan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian data diolah dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa bentuk perilaku bullying yang dilakukan siswa yang terbagi atas secara fisik, verbal, dan psikologis atau psikis. Secara fisik berupa dipukul, ditampar, dijewer, dicubit, ditendang, dilempar dengan penghapus atau spidol, berdiri di depan kelas, lari keliling lapangan, dan push up. Sedangkan bentuk verbal berupa dimarahi, diancam, dibentak, digertak. Perilaku bullying secara psikologis berupa mendiamkan, mempermalukan didepan umum, melototi, memandang sinis, memandang penuh ancaman, memandang yang merendahkan. Berbagai kebijakan yang diberlakukan sekolah untuk menghindari terjadinya perilaku bullying antara lain pada saat Mos membentuk kepanitian yang terdiri dari siswa dan guru sebagai pendamping. Memberlakukan sanksi dan hukuman kepada siswa yang melanggar tatatertib sekolah, melakukan pembinaan, pemberian sangsi dan hukuman fisik, menerapkan sistem point untuk setiap pelanggaran, panggilan orang tua dan skorsing. Pemberian sangsi ini tidak dilakukan begitu saja tetapi memperhatikan dan mempertimbangkan berbagai aspek.Kata Kunci: Perilaku Bullying Siswa