Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

WORKSHOP TECHNIQUE SUPERVISION TO IMPROVE TEACHERS’ PEDAGOGIC AND PROFESSIONAL COMPETENCE IN TEACHING AT SDN 18 BATANG BARUS, KABUPATEN SOLOK Jonrivisman Jonrivisman; Ahmad F; Farida F
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 6 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.667 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v9i6.8108

Abstract

This research was initiated by the lack of teachers’ pedagogical and professional competence at SDN 18 Batang Barus in performing the teaching and learning process. The research aimed to describe the implementation of workshop technique supervision to enhance the pedagogical and professional competence of the classroom teachers at SDN 18 Batang Barus. The method of this research was school action research which was conducted in 2 cycles at the end of semester I academic year 2017/2018. This research involved 9 classroom teachers as the research subjects. The research data were collected through the observation of the implementation of workshop technique supervision and the assessment of pedagogical and professional competence of classroom teachers.  The results showed that the implementation of workshop technique supervision at SDN 18 Batang Barus followed the procedures which was divided into four main steps: (1) planning, including setting workshop goals (output to be achieved), formulating the main points, determining the troubleshooting procedures, and determining tools and supplies used during the workshop, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection including formulating the difficulties faced and formulating an action plan as a follow up activities. After applying workshop technique supervision, this research revealed an increase of pedagogical competence of the classroom teachers at SDN 18 Batang Barus, which was initially 51.61 and increased to 69.40 in cycle I and became 86.05 cycle II. Moreover, it was also found an improvement of the professional competence of the classroom teachers after applying workshop technique supervision, which was initially 43.75 and increased to 65.19 in cycle I and became 86.11 in cycle II. Based on the research findings, it was concluded that workshop technique supervision could be used as an alternative way to do supervision for teachers who mostly faced the same problems.
Pengembangan Bahan Ajar IPA Tema 8 Menggunakan Model Project Based Learning Di Sekolah Dasar Suang Kupon Syukur; Yanti - Fitria; Farida F
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2022): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.1.120-127

Abstract

This research is motivated by teaching materials that do not do project learning. This research aims to describe the development process and produce thematic integrated teaching materials on theme 8 using a valid, practical, and effective Project Based Learning (PPA) model for fifth grade elementary school students. This type of research is research and development. The development model carried out is a 4-D model. This research was conducted at SDN 39 Mata Air. The research subjects were students of class V. The validity of the research data was obtained using the RPP validation questionnaire sheet and teaching materials. Practicality data were collected through the lesson plan implementation observation sheet, teacher and student questionnaire responses. The effectiveness is taken from the activities, and student learning outcomes. Based on the validity test, data was obtained that the lesson plans and teaching materials from expert validators and category validators were very valid. The practicality test results from the implementation of lesson plans, teacher responsibility costs and student assessment are very practical categories. The results of the effectiveness test on the results of activities with the active category and learning outcomes obtained a proportion of the results from the KKM. Based on these results, it can show that integrated thematic teaching materials using the Project Based Learning (PPA) model for grade V SD students are valid, practical, and effective. 
VALIDITAS LKPD BERBASIS MODEL PROJECT BASED LEARNING PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS V SEKOLAH DASAR Lifda Sari; Farida F; Hadiyanto; Darnies Arif
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3215

Abstract

Kemajuan pendidikan dan teknologi menuntut siswa supaya tidak hanya meningkatkan hasil belajarnya tetapi juga dituntut untuk mampu membuat perencanaan, melakukan percobaan sehingga menjadi sebuah produk sebagai sebuah kreatifitas dan bentuk pengaplikasian dari kemampuan berpikir kritisnya. Salah satu SDM yang harus memiliki kemampuan kreatif dan inovatif yaitu para guru. Guru menyampaikan pengetahuan kepada siswa supaya siswa memiliki bekal untuk menghadapi kegaiatan  sehari-harinya. Salah satu cara guru untuk meningkatkan keterampilan siswa memecahkan masalah sehari-hari yaitu dengan menyediakan lembar kerja peserta didik yang biasa disebut LKPDStudi pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD dalam model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) pada tema 8 di kelas V SD. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kemudahan atau biasa disebut efektivitas LKPD yang meliputi penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan (Definition, Design, Development, and Propagation). Peneliti menganalisis lembar validasi menggunakan skala Likert untuk mengetahui kualitas LKPD dengan menggunakan model PjBL yang dikembangkan. Verifikasi Ahli Isi atau LKPD Demonstrasi memiliki hasil sebesar 4,6 yang termasuk dalam kategori sangat efektif. Sekali lagi, hasil validasi ahli bahasa rata-rata 4,2, yang merupakan kategori sangat valid. Dan dengan skor rata-rata 4,3 untuk grafik, kategori sangat efektif. Oleh karena itu, LKPD model PjBL dengan tema 8 ini valid dan sangat layak karena memenuhi kriteria evaluasi sehingga dapat digunakan sebagai perangkat pembelajaran tema.
VALIDITAS LKPD BERBASIS MODEL PROJECT BASED LEARNING PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS V SEKOLAH DASAR Lifda Sari; Farida F; Hadiyanto; Darnies Arif
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3215

Abstract

Kemajuan pendidikan dan teknologi menuntut siswa supaya tidak hanya meningkatkan hasil belajarnya tetapi juga dituntut untuk mampu membuat perencanaan, melakukan percobaan sehingga menjadi sebuah produk sebagai sebuah kreatifitas dan bentuk pengaplikasian dari kemampuan berpikir kritisnya. Salah satu SDM yang harus memiliki kemampuan kreatif dan inovatif yaitu para guru. Guru menyampaikan pengetahuan kepada siswa supaya siswa memiliki bekal untuk menghadapi kegaiatan  sehari-harinya. Salah satu cara guru untuk meningkatkan keterampilan siswa memecahkan masalah sehari-hari yaitu dengan menyediakan lembar kerja peserta didik yang biasa disebut LKPDStudi pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD dalam model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) pada tema 8 di kelas V SD. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kemudahan atau biasa disebut efektivitas LKPD yang meliputi penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan (Definition, Design, Development, and Propagation). Peneliti menganalisis lembar validasi menggunakan skala Likert untuk mengetahui kualitas LKPD dengan menggunakan model PjBL yang dikembangkan. Verifikasi Ahli Isi atau LKPD Demonstrasi memiliki hasil sebesar 4,6 yang termasuk dalam kategori sangat efektif. Sekali lagi, hasil validasi ahli bahasa rata-rata 4,2, yang merupakan kategori sangat valid. Dan dengan skor rata-rata 4,3 untuk grafik, kategori sangat efektif. Oleh karena itu, LKPD model PjBL dengan tema 8 ini valid dan sangat layak karena memenuhi kriteria evaluasi sehingga dapat digunakan sebagai perangkat pembelajaran tema.