Yasni Yasni
Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN KREATIVITAS GURU DALAM MENGAJAR PADA MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS DI SLB NEGERI PEMBINA PEKANBARU Yasni Yasni
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.667 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v10i4.8455

Abstract

Based on the results of pre-research observations conducted by researchers on Monday at Pembina State SLB Pekanbaru, problems were found, namely: There are still teachers who have not been able to apply online learning at home due to limitations in technology. There are still many teachers who apply the learning model with many assignments without paying attention to the situation and conditions during this covid-19 outbreak. Learning is only monotonous and by using creative learning models that are fun and not boring for children, children's character and creativity must continue to be fostered. Giving too much material and tiring children makes children lose their appetite for learning. The type of research is school action research with a sample of 34 teachers at SLB Pembina Pekanbaru. Based on the results of the analysis and discussion, it can be concluded that the creativity of teachers in teaching at SLB Pembina Pekanbaru can be increased through the assignment method. Under these conditions, the level of teacher acceptance increases. Comparison of aspects of teacher creativity in teaching through the assignment method in cycle I and II increased from 58.8% and cycle II to 75.1%.
IMPLEMENTASI METODE PEMBERIAN TUGAS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN DI SLB SRI MUJINAB PEKANBARU Yasni Yasni
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.89 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i3.8982

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran di SLB Sri Mujinab Pekanbaru. Hal ini diketahui dari 1) Kurangnya kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran 2) Perangkat pembelajaran hanya dijadikan sebagai pelengkap dan bukan untuk kebutuhan mengajar, 3) Sebagian guru lagi jika ditanya perangkat pembelajarannya menjawab tidak punya atau belum membuatnya, 4) guru jarang sekali menggunakan media pembelajaran, padahal pada siswa kelas rendah, siswa sangat membutuhkan media sebagai alat bantu pembelajaran Bertolak dari pembatasan masalah, maka penulis dapat merumuskan masalahnya yaitu apakah Kemampuan Guru dalam Membuat Media Pembelajaran dapat ditingkatkan  melalui Metode Pemberian Tugas di SLB Sri Mujinab Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Sekolah model Kurt Lewin. Konsep pokok PTS menurut Kurt Lewin terdiri dari empat komponen, yaitu: perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observating), dan refleksi (reflecting). Dari uraian pengolahan data dan pembahasan didapatkan kesimpulan bahwa kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran didapatkan pada siklus I sebesar 65% dengan kategori baik dan pada siklus II meningkat menjadi 88% dengan kategori sangat baik.