Aryu Chandra Kusumastuti
Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN JUS TOMAT BERKULIT DAN TANPA KULIT (LYCOPERSICUM COMMUNE) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL LDL PADA LANJUT USIA HIPERKOLESTEROLEMI Nur, Dewi Masithoh; Kusumastuti, Aryu Chandra
Journal of Nutrition College Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.529 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v3i1.4606

Abstract

Latar Belakang : Hiperkolesterolemi menyebabkan terjadinya atherosclerosis yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler pada lanjut usia. Likopen berperan dalam mengatur metabolisme kolesterol dan dapat menurunkan kadar kolesterol terutama Low-Density Lypoprotein (LDL).Tujuan : Menganalisis pengaruh pemberian jus tomat (Licopersicum commune) dengan kulit dan tanpa kulit terhadap penurunan kadar kolesterol LDL pada lansia hiperkolesterolemi.    Metode : Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan rancangan pre-post gup design. Subyek pada penelitian ini adalah lanjut usia hiperkolesterolemi yang memiliki kadar kolesterol LDL 100 – 159 mg/dl. Subyek dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan I (jus tomat dengan kulit) dan kelompok perlakuan II (jus tomat tanpa kulit) dengan dosis 150 g tomat yang di blanch selama 1 menit dengan penambahan air 50 ml dan gula 2 gam selama 14 hari. Data diuji dengan Mann-whitney untuk mencari perbedaan pengaruh antara kelompok perlakuan I dan II. Hasil : Terdapat penurunan kadar kolesterol LDL sebelum dan sesudah perlakuan pada masing-masing kelompok, tetapi antara kelompok I dan II tidak terdapat perbedaan penurunan kolesterol LDL yang bermakna.
PERBEDAAN PENURUNAN TEKANAN DARAH SISTOLIK LANJUT USIA HIPERTENSI YANG DIBERI JUS TOMAT (Lycopersicum commune) DENGAN KULIT DAN TANPA KULIT Aiska, Grace Sabilla; Kusumastuti, Aryu Chandra
Journal of Nutrition College Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.237 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v3i1.4547

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi meningkatkan peluang terjadinya penyakit ginjal dan kardiovaskuler serta gangguan sistem saraf dan retinopati. Likopen berperan dalam menurunkan tekanan darah dengan cara mencegah penebalan dan pengerasan dinding arteri dengan mengendalikan tonus otot polos pembuluh darah.Tujuan : Menganalisis perbedaan penurunan tekanan darah sistolik lanjut usia hipertensi yang diberi jus tomat (Lycopersicum commune) dengan kulit dan tanpa kulit.    Metode : Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan rancangan pre-post grup design. Subyek penelitian ini adalah 34 lanjut usia hipertensi yang memiliki tekanan darah sistolik 120 – 190 mm Hg. Subyek dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan I (jus tomat dengan kulit) dan kelompok perlakuan II (jus tomat tanpa kulit) dengan dosis 150 g tomat yang diblanch, air 50 ml, dan gula 2 g selama 7 hari. Uji normalitas menggunakan uji Saphiro-Wilk. Uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah perlakuan pada kedua kelompok karena distribusi data tidak normal. Data perbedaan penurunan tekanan darah sistolik diuji dengan Mann-Whitney karena distribusi data tidak normal.Hasil : Pada kelompok perlakuan I rata-rata tekanan darah sistolik sebelum perlakuan 144,71 + 18,07 mmHg menjadi 134,71 + 17,72 mmHg setelah perlakuan sehingga terjadi penurunan tekanan darah sistolik sebesar 10,00 + 7,91 mmHg dengan p=0,001. Sedangkan pada kelompok perlakuan II rata-rata tekanan darah sistolik sebelum perlakuan 140,59 + 20,45 mmHg menjadi 134,71 + 15,46 mmHg setelah perlakuan sehingga terjadi penurunan tekanan darah sistolik sebesar 5,88 + 7,12 mmHg dengan p=0,008. Uji Man-Whitney menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik kedua kelompok memiliki p=0,218.Kesimpulan : Terdapat penurunan tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah perlakuan pada masing-masing kelompok (p<0.05), tetapi antara kelompok I dan II tidak terdapat perbedaan penurunan tekanan darah sistolik yang bermakna (p>0,05).