Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelaksanaan Retribusi Persampahan Di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Kismawati Kismawati; Fatmawati Fatmawati; Jaelan Usman
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 4, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v4i2.1451

Abstract

The purpose of this study was to determine the implementation of garbage retrtibution in Tamalanrea ditrict of Makassar City and the factors that influenced it. The type of research used was descriptive qualitative by using two kinds of data tose were primary data and secondary data. The data was analyzed descriptively qualitative that was analyzing all data that succed in collecting writer and showed in the from of sentence in accordance with result of interview from 11 informants which previously had been specified. Technique of collecting data using 4 indicators those were observation, interview, literature, study and document. The result of the research showed that the implementation of garbage retribution in Tamalanrea District had 4 indicators, namely (1)   division of tasks those were not carried out maximally, (2) regulations were not understood yet by some people,(3) good community participation, (4) socialization which was not evenly distributed throughout the society.                                                     ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui pelaksanaan retribusi persampahan di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan dua macam data yaitu data primer dan data sekunder. Data tersebut kemudian di analisis secara deskriptif kualitatif yaitu menganalisis semua data yang berhasill di kumpulkan penulis dan selanjutnya di tampilkan dalam bentuk kalimat sesuai dengan hasil wawancara dari 11 informan yang sebelumnya telah di tentukan. Tekhnik pengumpulan data menggunakan 4 indikator yaitu observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan retribusi persampahan di Kecamatan Tamalanrea terdapat 4 indikator yaitu (1) pembagian tugas yang tidak di laksanakan dengan maksimal, (2) peraturan yang belum di pahami oleh sebagian masyarakat, (3) partisipasi masyarakat sudah baik, (4) sosialisasi yang tidak merata di seluruh lapisan masyarakat. Kata kunci: pelaksanaan, retribusi persampahan.
Inovasi Pelayanan Publik Bidang Kesehatan Berbasis Home Care Di Kota Makassar Arjuna Putra; Jaelan Usman; Abdi Abdi
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v3i3.1053

Abstract

This research aims to find out the implementation of Home Care innovation, it some factors that influence home care, and public services are received by society. The type of this research is Qualitative Research byusing 6 informants. The data collection techniques are observation, interview, and documentation. Result of this research presents in implementation of home care has been well with many superiorities. While, there are difficulties although home care innovation has been implemented and it can bee seen by the society in practice. The implementation of home care innovation in Makassar are influenced by the presence of Human Resources, Infrastructures, and frequency of socialization by managing of Home Care. Keywords: Innovation, Public Service, Home Care ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan inovasi home care, faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan home care serta pelayanan publik yang diterima oleh masyarakat. Tipe penelitan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan informan sebanyak 6 orang.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara pelaksaanan home care telah terlaksana dengan baik dengan berbagai keunggulan yang bervariasi. Adapun tingkat kesulitannya walaupun inovasi home care terlaksana dan dapat dilihat secara nyata oleh masyarakat dalam praktik inovasi tersebut. Pelaksanaan inovasi home care di Kota Makassar dipengaruhi oleh adanya sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang memadai, dan sosialisasi yang sudah sering dilakukan oleh pelaksana home care.Kata kunci: Inovasi, Pelayanan Publik, Home Care
National Program, Local Response: Dynamic of Unconditional Cash Transfer Distribution to Poor Families in Maros Regency, Indonesia Jaelan Usman; Muhammad Rusydi; Mahnoor Farooq
Journal of Government and Civil Society Vol 6 No 2 (2022): Journal of Government and Civil Society (October)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jgcs.v6i2.6150

Abstract

This study aims to explore the implementation of social assistance programs in improving the welfare of the poor affected by Covid-19 in Maros Regency. This is based on the consideration that the Family Hope Program is a conditional social assistance program, namely Beneficiary Families in supporting the improvement of the welfare of the poor between generations. We investigated the contribution of various possible pathways to the program’s overall impact, including education, health, consumption, caregiver stress levels and life satisfaction, perceived social support, and participation in hard and unpleasant work. The method used is qualitative-explorative with a phenomenological approach, to explore the Unconditional Cash Transfer (BLT) program to help the poor during the COVID-19 pandemic in Maros Regency, data analysis using Nvivo 12 Pro to interpret phenomena more deeply to get the best findings. The results of this study underline that unconditional cash grants are used on a scale that is getting bigger as part of Indonesia’s national social protection system. Unconditional Cash Transfer (BLT) distributed to poor families in Maros Regency aims to ease the economic burden due to Covid-19 Pandemic. Then the Maros Regency Government integrated social programs in collaboration with the Central Government, Regional Social Institutions, and Ombudsman to help poor families avoid economic, health, and education difficulties during Covid-19 Pandemic in Maros Regency. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasikan pelaksanaan program bantuan sosial dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin yang terdampak akibat Covid-19 di Kabupaten Maros. Hal ini didasarkan pertimbangan bahwa Program Keluarga Harapan adalah program bantuan social yang bersyarat, yaitu Keluarga Penerima Manfaat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin antar generasi. Kami menyelidiki kontribusi berbagai kemungkinan jalur untuk dampak program secara keseluruhan, termasuk pendidikan, kesehatan, konsumsi, tingkat stress pengasuh dan kepuasan hidup, dukungan sosial yang dirasakan, dan partisipasi dalam kerja keras dan tidak menyenangkan. Metode yang digunakan kualitatif-eksploratif dengan pendekatan fenomenologi, untuk mengeksplorasikan program bantuan langsung tunai (BLT) untuk membantu masyrakat miskin di masa pandemi covid-19 di Kabupaten Maros, analisis data menggunakan Nvivo 12 Pro untuk menginterpertasikan fenomena lebih mendalam untuk mendapatkan temuan terbaik. Hasil penelitian ini menggarisbawahi bahwa hibah tunai tanpa syarat, yang digunakan dalam skala yang semakin besar sebagai bagian dari sistem perlindungan sosial nasional di Indonesia. Bantun Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan untuk keluarga miskin di Kabupaten Maros bertujuan untuk meringankan beban ekonomi akibat pandemi covid-19. Kemudian Pemerintahan Kabupaten Maros melalukan integrasi program sosial yang bekerjasama dengan pemerintah pusat, lembaga social daerah, dan Ombusman untuk membantu keluarga miskin terhindar dari kesulitan ekonomi, Kesehatan dan pendidikan selama pandemi Covid-19 di Kabupaten Maros.