Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika melalui pendekatan kontekstual. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan selama dua siklus. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VIIIA SMPN 4 Bissappu Kabupaten Bantaeng sebanyak 31 orang dengan komposisi 16 orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan. Peningkatan kualitas pembelajaran matematika ini meliputi kualitas proses dan kualitas hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Siklus I skor rata-rata siswa yaitu 70,96 dari skor ideal 100 dengan simpangan baku 11,28. Siswa yang tuntas belajar secara individu di siklus ini sebanyak 14 orang dengan ketuntasan klasikal 45% (2) Siklus II skor rata-rata siswa yaitu 88,70 dari skor ideal 100 dengan simpangan baku 9,65. Siswa yang tuntas belajar secara individu di siklus ini 30 orang dengan ketuntasan klasikal 96% (3) Untuk aktivitas proses dilihat dari tiga indikator yaitu: a) keaktifan fisik berupa kehadiran siswa, perhatian siswa terhadap materi yang diberikan, dan keaktifan siswa dalam kegiatan kelompok. b) keaktifan mental yaitu siswa yang mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, siswa yang mengerjakan soal di papan tulis, siswa yang mempresentasikan hasil diskusi, siswa yang memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok, serta siswa yang masih membutuhkan bimbingan dalam pembelajaran kelompok. dan c) keaktifan sosial yaitu kerjasama siswa dalam kegiatan kelompok. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, baik keaktifan fisik, mental maupun sosial semakin baik dan meningkat dari Siklus I ke Siklus II.