Saharuddin Saharuddin
SMP Negeri 3 Bantaeng

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEMPERKENALKAN KONSEP DASAR PECAHAN DENGAN MODEL JEROME BRUNER Saharuddin Saharuddin
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 2: Desember 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.86 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v6i2.7248

Abstract

Bruner (1966) melukiskan level atau cara sesuatu itu dapat direpresentasikan. Dia menyatakan bahwa seseorang dapat mengalami, dan selanjutnya berpikir tentang suatu ide atau konsep tertentu tentang 3 (tiga) level yang berbeda: enaktif (enactive), ikonik (iconic), dan simbolik (symbolic). Ada sembilan pengertian pecahan yang diungkapkan para ahli, tetapi yang seringkali ditemukan dalam instruksional matematika di SD dan SMP, hanya 3 (tiga), yaitu: bagian dari sesuatu yang utuh (part-whole), hasil bagi (quotient), dan rasio (ratio). Menyajikan pengertian “bagian dari sesuatu yang utuh” (part-whole) dan model bangun (region) dalam konteks sehari-hari adalah suatu langkah awal yang baik dalam memulai pengajaran tentang pecahan agar bisa bermakna bagi anak. Model yang lain, seperti panjang, kumpulan, dan luas daerah, boleh digunakan setelah anak betul-betul memahami model bangun. Selanjutnya, konsep dasar pecahan diajarkan dengan mempartisi, menggambar sebuah model, dan memperluas model.