Ada beberapa masalah yang dapat dijadikan indikasi sebagai penyebab kenapa sebagian siswa belum secara maksimal memahami konsep pada pelajaran matematika khususnya dalam menyelesaikan soal pola bilangan, antara lain: Siswa masih pada tahap belajar, siswa menganggap bahwa materi sebelum dan sesudahnya yang telah diberikan itu menggunakan cara yang sama, dan siswa masih kurang berlatih soal. Berdasarkan hal tersebut, peneliti berinisiatif melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada siswa kelas VIII SMP Pesantren Guppi Samata Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif . Subjek penelitian yaitu sebanyak 23 orang dimana 6 orang siswa kelas VIII SMP Pesantren Guppi Samata dipilih berdasarkan hasil tes kemampuan matematikanya untuk wawancara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes tertulis dan wawancara. Tes terulis berupa soal-soal pemahaman konsep yang berjumah 3 butir soal berbentuk uraian dan 1 butir soal untuk 6 subjek siswa yang akan diwawancarai guna untuk lebih mendalami pemahaman konsep siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan pemahaman konsep masih sangat kurang hanya menggunakan informasi berupa angka yang terdapat dalam soal saja, namun tidak dapat memanfaatkan prosedur atau operasi tertentu dalam algoritma pemecahan masalah. Hasil persentase indikator pemahaman konsep tidak terlalu jauh. Indikator pemahaman konsep matematika siswa pada materi pola bilangan yang lebih menonjol adalah pemahaman konsep indikator satu. Sedangkan tiga indikator terendah adalah indikator lima , enam, dan tujuh. Hal ini karena indikator lima, enam dan tujuh memiliki tingkatan yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan keempat indikator lainnya.