Endah Soetanti
Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Antibakteria Ekstrak Mengkudu (Morinda Citrifolia L) Sebagai Fitoterapi pada Budidaya Perikanan Endah Soetanti; Alfa Astiana Afandy
OCTOPUS : JURNAL ILMU PERIKANAN Vol 4, No 1 (2015): Octopus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.582 KB) | DOI: 10.26618/octopus.v4i1.570

Abstract

Pengujian awal antibacterial ekstraak mengkudu sebagai fitoterapi pada budidaya perikanan  dilakukan pada  di Laboratorium Uji Kesehatan Ikan dan Udang pada Balai Perikanan Budididaya Air Payau Takalar. Dalam langkah ini pemberian ekstrak buah mengkudu ke media cawan menggunakan kertas cakram dengan menggunakan 3 perlakuan dan ulangan sebanyak 4 kali dengan perlakuan konsentrasi ekstrak mengkudu sebagai berikut P1 : 3 ppt, P2 : 5 ppt, dan  P3 : 8 ppt. Berdasarkan hasil pengamatan dan pengukuran diameter zona hambat, semua konsentrasi ekstrak buah mengkudu yang diujikan yaitu P1 : 3 ppt  P2 : 5 ppt dan P3 : 8 ppt  memiliki kemampuan hambat terhadap bakteri V.harveyi yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat (clear zone) disekeliling kertas cakram terbentuknya zona hambat bebas bakteri disekeliling kertas cakran membuktikan adanya daya kerja antibakteri dari ekstrak buah mengkudu terhadap V.harveyi. pada perlakuan pemberian P1: 3 ppt ekstrak buah mengkudu dengan rata-rata diameter zona hambat sebesar 8,33 mm. konsentrasi ekstrak buah mengkudu 3 ppt merupkan nilai MIC (Minimum Inhibitory Consentration). Dengan demikian, konsentrasi ekstrak bauh mengkudu sebesar 3ppt merupakan perlakuan terbaik pada perekayasaan ini.Kata Kunci: Ekstrak mengkudu, anti bakteri, fitoterapi