Dadan Ramdani Nugraha
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APLIKASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) KULTIVAR BALI KARET Fuji Hanura Kurniawati; Dadan Ramdani Nugraha
AGRIVET JOURNAL Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk hayati terbaik yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di lahan petani desa Sadasari Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka dengan ketinggian tempat 700 meter diatas permukaan laut, pada bulan Maret sampai dengan Mei 2018, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yaitu pengaplikasian konsentrasi pupuk hayati 0 ml / liter air Ttanpa Perlakuan), 2 ml/liter air, 4 ml / liter air, 6 ml / liter air, 8 ml / liter air dan 10 ml / liter air dengan 4 kali ulangan pada tanaman bawang merah kultivar Bali Karet. Pengamatan hasil dilakukan pada usia tanaman bawang merah 21 hst, 35 hst dan 49 hst. Data yang diperoleh berdasarkan Uji Duncan dengan taraf 5% menunjukan Hasil penelitian bahwa perlakuan konsentrasi pupuk hayati memberikan pengaruh nyata terhadap parameter diameter umbi dengan konsentrasi 8 ml / liter air dan parameter bobot segar dan bobot kering pada konsentrasi pupuk hayati 8 ml / liter air. Kata kunci : Bawang merah, pupuk hayati, konsentrasi
PENGARUH DOSIS DAN WAKTU APLIKASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN Dadan Ramdani Nugraha
AGRIVET JOURNAL Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh interaksi pemberian dosis dan waktu aplikasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L. Merrill) kultivar grobogan. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen di lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dan diulang sebanyak empat kali. Faktor pertama adalah dosis pupuk hayati dan faktor kedua adalah waktu aplikasi pupuk hayati. Data yang diperoleh dianalisis statistik dengan uji-F, selanjutnya untuk mengetahui nilai rata-rata setiap perlakuan dilakukan Uji Jarak Berganda Duncun. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terjadi interaksi antara dosis dan waktu aplikasi pupuk hayati. Perlakuan dosis pupuk hayati 50 kg/ha merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan jumlah daun umur 35 hst. Perlakuan waktu aplikasi pupuk hayati 0 hst merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan tinggi tanamn umur 21 hst dan jumlah daun umur 49 hst. Waktu aplikasi pupuk hayati 14 hst merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan panjang akar, volume akar dan jumlah bintil akar efektif.Kata Kunci : Dosis Pupuk Hayati, Waktu Aplikasi Pupuk Hayati, Kedelai