Sherly Laksmono Kwary
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fasilitas Rekreasi Edukatif Permainan Tradisional Jawa di Daerah Istimewa Yogyakarta Kwary, Sherly Laksmono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Fasilitas ini merupakan sebuah sarana untuk mengumpulkan berbagai jenis permainan tradisional Jawa, serta mewadahi kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan permainan tersebut. Di dalamnya terdapat unsur rekreasi bagi pengunjung yang didukung oleh unsur edukasi. Sasaran pengunjung fasilitas ini diutamakan untuk anak-anak, namun juga dapat dinikmati oleh semua umur. Tujuan utama fasilitas ini adalah untuk menginformasikan kebudayaan daerah yang hampir hilang (permainan tradisional Jawa) agar dapat dibudayakan kembali dalam kehidupan pengunjung. Oleh karena itu nilai yang ditekankan adalah nilai pengalaman (experience) yang dihadirkan ke dalam 3 zona utama fasilitas ini. Permainan tradisional Jawa didasari oleh nilai-nilai kebudayaan Jawa yang diterapkan dalam bahasa pengantar, cara, makna, media, dan lokasi permainan tersebut. Untuk itu, dasar filsafat tersebut diterapkan dalam proses perancangan bangunan agar menghasilkan kaitan antara koleksi permainan dan arsitekturnya. Maka digunakan pendekatan simbolik untuk mentransformasikan informasi verbal menjadi inoformasi visual dalam bangunan.
Fasilitas Rekreasi Edukatif Permainan Tradisional Jawa di Daerah Istimewa Yogyakarta Sherly Laksmono Kwary
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2347.989 KB)

Abstract

Fasilitas ini merupakan sebuah sarana untuk mengumpulkan berbagai jenis permainan tradisional Jawa, serta mewadahi kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan permainan tersebut. Di dalamnya terdapat unsur rekreasi bagi pengunjung yang didukung oleh unsur edukasi. Sasaran pengunjung fasilitas ini diutamakan untuk anak-anak, namun juga dapat dinikmati oleh semua umur. Tujuan utama fasilitas ini adalah untuk menginformasikan kebudayaan daerah yang hampir hilang (permainan tradisional Jawa) agar dapat dibudayakan kembali dalam kehidupan pengunjung. Oleh karena itu nilai yang ditekankan adalah nilai pengalaman (experience) yang dihadirkan ke dalam 3 zona utama fasilitas ini. Permainan tradisional Jawa didasari oleh nilai-nilai kebudayaan Jawa yang diterapkan dalam bahasa pengantar, cara, makna, media, dan lokasi permainan tersebut. Untuk itu, dasar filsafat tersebut diterapkan dalam proses perancangan bangunan agar menghasilkan kaitan antara koleksi permainan dan arsitekturnya. Maka digunakan pendekatan simbolik untuk mentransformasikan informasi verbal menjadi inoformasi visual dalam bangunan.