Muhammad Bagus Nursetio
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LARANGAN ISIS DI INDONESIA DALAM PEMBINGKAIAN KORAN REPUBLIKA EDISI AGUSTUS 2014 Muhammad Bagus Nursetio
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 23, No 2 (2017): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v23i2.2494

Abstract

Larangan gerakan ISIS di Indonesia merupakan tindakan awal yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam mengantisipasi aksi teror dan pengekrutkan masyarakat Indonesia untuk “berjihad” atau “berperang”di Irak dan Suriah. Larangan terhadap gerakan ISIS di Indonesia ini, memuncul beragam reaksi di tengah-tengah masyarakat baik yang pro maupun kontra. surat kabar harian Republika merupakan surat kabar yang berskala nasional, bernafaskan Islam dan mempunyai kebijakan tersendiri dalam mempublikasikan berita-beritanya. Penelitian ini bertujuan mendapatkan pengetahuan seputar bingkai media dalam hal ini bingkai media koran Republika terhadap berita larangan ISIS di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah analisis isi kritis dengan pendekatan kualitatif serta menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi. Pasca dilakukan analisis dengan menggunakan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerland Kosciki, maka hasil penelitian ini menunjukan bahwa bingkai media koran Republika terhadap berita larangan ISIS di Indonesia lebih menonjolkan kepada gerakan ISIS sebagai gerakan yang memunculkan cara pandang sepihak terhadap Islam sebagai agama yang mengajarkan kekerasan dan aksi teror bagi umat Islam di seluruh dunia pada umumnya dan khususnya negara Indonesia serta tidak sesuai dengan asas Pancasila sehingga sangatlah tepat untuk dilarang berkembang biak di Indonesia. Kata Kunci : Bingkai Media, larangan ISIS, Koran Republika