Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kecepatan Angin Terhadap Evapotranspirasi Berdasarkan Metode Penman Di Kebun Stroberi Purbalingga Nurhayati Nurhayati; Jamrud Aminuddin
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v2i1.669

Abstract

Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya. Penelitian sebelumnya telah berhasil mengukur variabel suhu, kelembaban, dan radiasi surya pada titik pengukuran 07o13’42,5’’ LS dan 109o17’13,2’’ BT di ketinggian 1264 m dpl. Variabel yang akan dihitung dalam penelitian ini adalah evapotranspirasi. Dalam perhitungan evapotranspirasi memerlukan berbagai data dari pengukuran sebelumnya dan data dari klimatologi. Selain itu, nilai kecepatan angin juga diukur untuk mengetahui pengaruhnya terhadap produktivitas buah stroberi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan angin dan evapotranspirasi terhadap kualitas buah stroberi. Kecepatan angin diukur secara langsung dengan alat Anemometer dengan rentang waktu 1 jam selama 24 jam. Sedangkan nilai evapotranspirasi dihitung dengan metode Penman menggunakan data-data pendukung yang telah diukur dan diketahui pada penelitian sebelumnya. Selanjutnya, dimodelkan nilai kecepatan angin terhadap waktu serta nilai evapotranspirasi terhadap waktu sebelum dan setelah interpolasi menggunakan Matlab dalam bentuk kurva 2D. Interpolasi digunakan untuk menentukan data-data yang belum terukur diantara data terukur. Nilai kecepatan angin maksimum yang diperoleh adalah 6,9 m/s, sedangkan evapotranspirasi maksimum 12,3 mm/hari dan minimum 9,2 mm/hari. Kecepatan angin memegang peranan penting dalam proses evapotranspirasi. Laju evapotranspirasi sebanding dengan kecepatan angin. Semakin tinggi kecepatan angin maka semakin tinggi nilai evapotranspirasi. Nilai kecepatan angin dan evapotranspirasi berpengaruh terhadap tinggi rendahnya produktivitas buah stroberi di daerah tersebut.
Alih Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Air Picohydro untuk Masyarakat di Desa Pekuncen Purbalingga Jamrud Aminuddin
Serambi Abdimas Vol 1 No 01 (2020): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.002 KB) | DOI: 10.20884/1.sa.2020.1.01.2627

Abstract

Desa Pekuncen, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah merupakan wilayah yang terletak sekitar 26-27 km kearah timur dari kota Purwokerto. Desa tersebut terdiri atas 5 RW dimana pada wilayah RW 05 terdapat 2 RT yang dipilih sebagai mitra kegiatan pengabdian. Sebelum kegiatan ini dilaksanakan, di area tersebut masih ditemukan permasalahan berupa kekurangan air bersih dan penerangan jalan. Alih teknologi pembangkit listrik tenaga air picohidro dipilih sebagai salah satu solusi untuk kedua persoalan tersebut. Alasan pemilihan solusi karena sekitar 30 m dari sumur dan tower untuk penyediaan air bersih. Selain itu, terdapat air terjun dengan ketinggian antara 8-10 m. Sistem yang telah direalisasikan dalam kegiatan ini dioperasikan melalui 5 tahapan utama. Pertama, sumber aliran air berasal dari air terjun dialirkan menuju ke bak penampungan. Kedua, air dari bak penampung dialirkan melewati pipa pesat untuk menghasilkan air dengan kecepatan dan tekanan tinggi sebelum diarahkan untuk memutar turbin. Ketiga, turbin yang berputar dihubungkan ke generator untuk menghasilkan energi listrik. Keempat, energi listrik dari generator dinormalkan dengan alat kontrol elektronik untuk mencegah terjadinya fluktuasi tegangan. Kelima, energi listrik yang telah stabil didistribusikan ke konsumen.
Analisis Tegangan Keluaran Generator Listrik Frekuensi Rendah dengan Metode Conjugate-Gradient Jamrud Aminuddin
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2020.3.1.2729

Abstract

The numerical analysis of the output voltage of the electric generators based on the electromagnetic induction equation has been carried out using the conjugate-gradient method. The physical parameters used as constant numbers are from the experimental results of the electric generator with lower frequency, i.e.: the permanent magnet, cross-sectional area, and the angle between the magnetic field and the magnetic moment. The others parameter considered in the conjugate gradient-method are the number of coils of the solenoid and the output voltage which is generated from the kinetic energy. The results of the calculation show that the error rate of the method is approximately 5%. Overall, this numerical analysis shows that the output voltage can be balanced through the adjustment of the number of coils of the solenoid and the rotational speed of the generator.