AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) berbantuan materi bermuatan kearifan lokal dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalen post-test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 9 kelas dan sampel yang digunakan 2 kelas. Data hasil belajar IPA, dikumpulkan dengan metode tes. Instrument yang digunakan adalah tes objektif pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Hasil penelitianmenunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang menggunakan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) berbantuan materi bermuatan kearifan lokal dengan kelompok siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji hipotesis menggunakan uji-t, karena thitung lebih besar dari ttabel(thitung = 3,81 > ttabel= 2,000) dan rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dari rerata kelompok kontrol ( eksperimen= 21,4 >kontrol = 17,3). Dengan demikian model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) berbantuan materi bermuatan kearifan lokal berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2012/2013.Kata-kata kunci: Predict-Observe-Explain (POE), kearifan lokal, hasil belajar