Anjar Mukti Wibowo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PRASASTI ANJUK LADANG DI NGANJUK JAWA TIMUR (SEJARAH DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH) Windi Ika Diahing Sari; Anjar Mukti Wibowo
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 7, No 01 (2017)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.3 KB) | DOI: 10.25273/ajsp.v7i01.1062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah dan isi prasasti Anjuk Ladang serta potensinya sebagai sumber pembelajaran sejarah. LokasiĀ  penelitian ini berada di Museum Anjuk Ladang Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validasi yang digunakan untuk menguji kebenaran dan keabsahan data menggunakan tringgulasi sumber. Berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwa prasasti Anjuk Ladang dibuat pada tahun 937 masehi atau 859 saka atas perintah dari Mpu Sindok. Tujuan dibuat prasasti sebagai tetenger tentang adanya bangunan suci sebagai tugu kemenangan atau Jayastamba yang berupa Candi, bernama Candi Lor. Mpu Sindok memerintahkan pembuatan Jayastamba dan prasasti tersebut sebagai ungkapan rasa terimakasih kepada masyarakat Anjuk Ladang yang telah membantu selama peperangan melawan tentara melayu dari kerajaan Sriwijaya, sehingga berhasil memenangkan perang. Isi dari prasasti Anjuk Ladang adalah ditetapkannya daerah Anjuk Ladang sebagai sima swatantra, artinya daerah Anjuk Ladang dibebaskan dari kewajiban membayar pajak. Sebagai gantinya hasil bumi yang awalnya untuk membayar pajak digunakan untuk merawat bangunan suci yang berupa Candi Lor. Berdasarkan Kurikulum KTSP, Prasasti Anjuk Ladang dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran sejarah pada satuan pendidikan SMP kelas VII semester 2 sebagai pengayaan materi dalam standar kompetensi 5. Memahami perkembangan masyarakat sejak masa Hindu-Budha sampai sekarang, tepatnya kompetensi dasar 5.1 Mendeskripsikan perkembangan masyarakat, kebudayaan dan pemerintahan pada masa Hindu-Budha, serta peninggalan-peninggalannya.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR IPS SEJARAH DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN THE POWER OF TWO PADA SISWA KELAS VII B MTs NEGERI KEMBANGSAWIT TAHUN PELAJARAN 2010/2011 Anjar Mukti Wibowo; Wiwik Lailatur Rodliyah
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.433 KB) | DOI: 10.25273/ajsp.v2i1.769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa dan peningkatan keaktifan serta prestasi siswa pada pelajaran IPS Sejarah dengan menggunakan strategi pembelajaran The Power Of Two Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B MTs Negeri Kembangsawit Tahun Pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 37 siswa, yang terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dirancang dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan metode angket, observasi dan tes. Data yang diperoleh adalah data angket minat belajar siswa, keaktifan siswa serta prestasi belajar siswa. Berdasarkan data yang diperoleh, diketahui presentase hasil angket minat belajar siswa pada IPS Sejarah siklus I adalah 46% meningkat pada siklus II menjadi 92%, begitu pula dengan keaktifan siswa yang mengalami peningkatan, pada siklus I presentase keaktifan siswa 41% naik pada siklus II menjadi 84%, dan prestasi belajar siswa pra siklus 35% meningkat pada siklus I 46% dan pada siklus II menjadi 92%.