Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : LEGALITAS

PERAN KOMISI YUDISIAL DALAM PENGAWASAN PELANGGARAN KODE ETIK DAN PEDOMAN PERILAKU HAKIM Laili, Umi
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.092 KB) | DOI: 10.31293/lg.v2i1.2837

Abstract

The State of Indonesia is a democratic constitutional state, based on Pancasila and the1945 Constitution of the Republic State of Indonesia, which upholds human rights and guarantees all citizens at the same time in law and government and is obliged to uphold such law and government without exception.The judge is the organs of the court on which should be placed duty and great responsibility for law and justice can be enforced, but on the other hand Judge is also an ordinary man who in carrying out his duty that can’t be separated from mistakes either intentionally or unintentionally.Many public scrutiny that saw the duties of a judge was questioned, ranging from the behavior of a dormant judge while performing his duties in the courtroom, to the alleged bribery to the judge when handling a case including Judge's infidelity into a bleak portrait of public concern.Given the many phenomena of irregularities committed by Judges above, it is necessary an independent institution in charge of providing oversight of violations of ethical   codes   and   judicial   behavior  guidelines.  This   judicial   commission  was established to fulfill a sense of justice and truth for the community with a background.In  this  research,  the  author  uses  normative  legal  research  methods,  and empirical law research methods as well. However, researchers will focus more on normative legal research, while empirical law research serves as supporting information. Using primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials.The oversight of the judicial commission is carried out both internally and externally to ensure that all judges as the principal implementers of the court function shall be of high integrity, honesty and professionalism, thereby gaining the trust of the community and seekers of justice.The public may participate in supervising the behavior of judges in order to bring about a clean and professional judiciary through community reports. Reports may be  conducted  by  individuals,  groups  of  people,  public  entities,  legal  entities, corporation or Non-Governmental Organizations (NGOs) who are aware of alleged code violations Judicial conduct ethics and judicial guidelines and not limited to the injured party. As reported is the Judge allegedly violating the Code of Ethics and Judicial Conduct Guidelines.
Upaya Perlindungan Hukum Bagi Anak Melalui Pembentukan Karakter Laili, Umi
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.652 KB) | DOI: 10.31293/lg.v1i2.2858

Abstract

Negara kesatuan Republik Indonesia menjamin kesejahteraan tiap-tiap warga negaranya, termasuk perlindungan terhadap hak anak yang merupakan hak asasi manusia.Anak adalah amanah sekaligus karunia Tuhan yang Maha Esa, yang dari sisi kehidupan berbangsa dan bernegara, anak adalah masa  depan bangsa dan generasi penerus cita-cita bangsa, sehingga setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang, berpartisipasi serta berhak atas perlindungan dari tindak kekerasan dan diskriminasi.Generasi yang berkarakter adalah generasi yang berkualitas serta memiliki peran yang baik di setiap lapisan masyarakat, dapat memberi pengaruh baik dan dapat menjadi suri tauladan bagi generasi lainnya. Karakter diartikan sebagai nilai-nilai yang baik yang terpatri dalam diri dan terjawantahkan dalam perilaku. Membentuk anak yang berkarakter dilakukan sebagai salah satu alternatif perlindungan anak.Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode sosio-legal. Metode sosio-legal digunakan dengan mengacu pada ilmu-ilmu sosial dan berbagai disiplin yang memberikan perhatian pada hukum. Metode sosio-legal digunakan dengan membandingkan prilaku yang terjadi pada masyarakat dengan data literatur. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber pada data primer dan data sukunder.Pembentukan karakter harus dilakukan sejak dini. Dalam membentuk karakter anak diperlukan peran serta dari seluruh komponen bangsa, secara bersama-sama, terus- menerus sehingga mewujudkan generasi Indonesia yang berkompeten, berdaya saing, dan berakhlak mulia.Lingkungan sebagai pendidik terdepan bagi anak, interaksi dengan lingkungan selayaknya orang tua, guru maupun masyarakat memberikan tauladan yang baik dengan terus menerus membina dan mengawasi pergaulan anak, jangan sampai terjebak dalam lingkungan pergaulan yang salah, sehingga anak pun menteladani hal-hal positif yang telah dilakukan dan dicontohkan oleh lingkungan.Â