Nova Zarmi Putri
Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia, Jalan Alue Naga, Banda Aceh, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Degenerasi Dan Nekrosis Pada Hati Mencit Diabetes yang Diberi Ekstrak Kulit Buah Rambai (Baccaurea motleyana Muell. Arg) Ria Ceriana; Nova Zarmi Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 4, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v4i1.172

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat penurunan fungsi pankreas. Salah satu bagian tumbuhan yang diketahui unutk menurunkan kadar gula darah yaitu kulit buah rambai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keamanan dalam penggunaan tumbuhan sebagai obat herbal agar tidak menimbulkan efek berbahaya yang tidak diinginkan, maka perlu dilakukan uji toksisitas pada hati mencit dengan mengamati degenerasi dan nekrosis. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan  6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri kontrol negatif (akuades), kontrol positif (Glibenklamid), dan ekstrak etanol kulit buah rambai dengan dosis bertingkat 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB, 800 mg/kgBB, 1600 mg/kgBB yang diberikan secara oral. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANAVA) dan apabila perlakuan berpengaruh maka diuji lanjut menggunakan uji jarak berganda Duncan dengan taraf kepercayaan 5%. Hasil pengamatan menunjukkan pemberian ekstrak etanol kulit buah rambai berpengaruh nyata terhadap kerusakan pada sel-sel hati mencit diabetes.  Kerusakan yang disebabkan degenerasi dan nekrosis pada sel hati.  Dosis aman ekstrak etanol kulit buah rambai ialah 1600 mg/kg BB yang dapat dijadikan obat antidiabetes dikarenakan rerata sel degenerasi dan nekrosis sel hati lebih rendah dibandingkan kontrol positif  (glibenklamid).Kata Kunci:  Diabetes melitus, Baccaurea motleyana, hati, degenerasi, nekrosis