Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Gratitude dan Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being Wanita Dewasa Awal Bekerja yang Belum Menikah Fitrika Ayu Riszki; Raras Sutatminingsih; Rodiatul Hasanah Siregar
PSIKOLOGI KONSELING Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v20i1.36014

Abstract

Menikah adalah salah satu tugas perkembangan masa dewasa awal, namun kenyataannya saat ini banyak wanita dewasa awal belum menikah. Terdapat beberapa hal yang menjadi alasan mengapa banyak wanita yang belum menikah, salah satunya karena telah bekerja. Keadaan wanita yang bekerja tersebut membawa akibat lain bagi tugas perkembangan mereka, salah satunya adalah menikah. Kondisi tersebut terkadang memberikan dampak bagi diri mereka. Status wanita yang belum menikah tersebut terkadang akan mempengaruhi well-being mereka. Terdapat penelitian yang menyatakan wanita yang belum menikah memiliki psychological well-being yang baik, namun ada juga yang mengatakan wanita yang belum menikah memiliki psychological well-being yang kurang baik. Hal tersebut dapat terjadi karena karena kurangnya rasa syukur (gratitude) serta tidak mendapat dukungan sosial dari lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gratitude dan dukungan dosial terhadap psychological well-being wanita dewasa awal bekerja yang belum menikah. Teknik pengambilan sample menggunakan snowball sampling dengan kriteria penelitian yaitu wanita bekerja yang belum menikah dan berusia 25 – 40 tahun yang berjumlah 157 orang. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Psychological Well-Being, Skala Gratitude dan skala Dukungan Sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gratitude dan dukungan sosial memberikan pengaruh positif secara bersama-sama terhadap psychological well-being wanita dewasa awal bekerja yang belum menikah yang artinya semakin tinggi gratitude dan dukungan sosial yang dimiliki maka semakin tinggi pula psychological well-being wanita dewasa awal bekerja yang belum menikah, dengan nilai Sig. .000.9
The Influence of Self-Efficacy Training on Military Prisoners at the Medan Military Penitentiary I Raras Sutatminingsih; Rodiatul Hasanah Siregar; Nurmaini Nurmaini
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2498-2506

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan self efficacy narapianda militer di Lembaga Pemasyarakatan Militer I Medan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemberian pelatihan self efficacy dengan metode eksperimental yang menggunakan desain one group pre-test post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan tingkat self efficacy pada narapianda Lemasmil I Medan dalam kategori rendah menurun dari 20% (4 orang) menjadi 0% (0 orang), dalam kategori seandg menurun dari 70% (14 orang) menjadi 30% (6 orang), and kategori tinggi meningkat dari 10% (2 orang) menjadi 70% (14 orang)