Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

THE EFFECT OF MOTIVATION AND FAMILY SUPPORT FOR STUDENTS LEARNING ACHIEVEMENT LEVEL II PRODI Faradilla Safitri; Feni Sasmita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 1, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v1i1.10

Abstract

Learning achievement is thehuman levelof the studentsin accepting, rejecting, andassess theinformation obtainedin the learning process. The are many factors manyfactorsthat influence the successprocess in the learning, such as learning motivationandfamily support. Students' motivationbecome a low, so the quality of achievement will be low. Therefore, the quality ofthestudents'learning achievementneeds to be increased continuously in order forstudentsto havea strongmotivation to learn, so that thelearning performancecan be achievedoptimally. In theirfamilystudents needed the  support of their parentsin achievinglearning achievement, because the supportandattentionwilldetermine thestudentsreached a highacademic achievement. The purposeof thisstudywas to determine the"influence of motivation andfamily supporton student achievementlevelIIProdiD-III MidwiferySTIKesU'BudiyahBanda Aceh". This research isanalyticwith cross sectional approach. The populationinthis study were allsecondlevel studentsProdiD-III Midwifery, amounting to 73people. The sampling techniquetotal samplingwithcriteriaentiresecondlevel studentsare activein thefourth semester ofthe academic year2012/2013is73people. The research instrumentused questionnairesandtranscripts. This study was conductedon 20August to24 August, 2013. The results of this analysis study showed that there is influence of motivation on student achievement in grades P-Value = 0.000 (P <0.05) and no family support influences on student achievement in grades P-Value = 0.000 (P <0.05) . Based on the results of this study concluded that there was a significant relationship between motivation and family support on student achievement. Expected as input to the students and families that motivation and family support plays an important role in improving student achievement.Keywords: Motivation, family support, academic achievement
Pengaruh Pengetahuan Ibu Terhadap Tradisi Perawatan Masa Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Jeulingke Kota Banda Aceh Faradilla Safitri; Nuzulul Rahmi; Karisma Melati; Marniati Marniati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i1.864

Abstract

Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak dibagian paling barat gugusan kepulauan nusantara. Dari zaman dahulu masyarakat Aceh sangat konsisten mempertahankan adatistiadat dalam perawatan masa nifas dengan keyakinan bahwa perawatan yang dilakukan berdampak positif dan menguntungkan bagi mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku ibu terhadap perawatan masa nifas di wilayah kerja Puskesmas Jeulingke Kota Banda Aceh. Jenis penelitian bersifat analitik dengan desain cross sectional. Pengumpulan data telah dilaksanakan tanggal 20 November – 12 Desember 2019 di wilayah kerja Puskesmas Jeulingke Kota Banda Aceh. Jumlah populasi sebanyak 30 orang ibu nifas dan pengambilan sampel dengan cara total populasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan pengambilan data dengan cara wawancara. Analisis data meggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis bivariat pengetahuan (p=0.626). Kesimpulan tidak ada pengaruh pengetahuan dan sikap terhadap tradisi perawatan masa nifas. Diharapkan kepada petugas kesehatan selain memberikan pelayanan kesehatan secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitative, dapat pula mengkaji dan menyikapi perbedaan tradisi/budaya, isu-isu perawatan masa nifas dan meluruskan keyakinan yang dianut oleh masyarakat yang berhubungan kesehatan.Kata Kunci : Tradisi perawatan masa nifas, pengetahuan, sikap, tindakanAceh is one of the provinces in Indonesia which is located in the westernmost part of the archipelago. From ancient times the people of Aceh have been very consistent in maintaining the customs in postpartum care with the belief that the treatment carried out has a positive and beneficial impact on them. The purpose of this study was to determine maternal behavior towards postpartum care in the work area of Jeulingke Health Center in Banda Aceh City. This type of research is analytic with cross sectional design. Data collection was carried out on 20 November - 12 December 2019 in the working area of the Jeulingke Health Center in Banda Aceh City. Total population of 30 postpartum mothers and sampling by total population. The research instrument used a questionnaire and data collection by interview. Data analysis uses univariate and bivariate analysis. The results of the bivariate analysis of knowledge (p = 0.626). Conclusion there is no influence of knowledge and attitudes towards the postpartum care tradition. It is expected that health workers in addition to providing health services in a promotive, preventive, curative and rehabilitative manner, can also examine and respond to differences in traditions / culture, issues of childbirth care and rectify the beliefs held by the health-related community.Keywords: Tradition of postnatal care, knowledge, attitudes, actions
Hubungan Pengetahuan, Dukungan Suami dan Peran Petugas Kesehatan dengan Kejadian Unmet Need KB Di Wilayah Kerja Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Faradilla Safitri; Marniati Marniati; Icha Kana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v5i2.415

Abstract

Unmet need KB merupakan permasalahan yang bersifat multidimensional dan bukan hanya akan menjadi penyebab ledakan populasi melainkan juga bisa berpengaruh pada tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Iindonesia. Persentase unmet need secara nasional sendiri pada tahun 2015 sebesar 14,87%. Unmet need KB di provinsi Aceh berjumlah 14,25% dan dengan presentase angka kejadian di Aceh Besar sebanyak (16,28%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan kejadian unmet need KB di Wilayah Kerja Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Tahun 2019. Jenis penelitian bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan 10-30 Juni tahun 2019 di Wilayah Kerja Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel 32 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara. Analisa data dengan cara univariate dan bivariate. Hasil penelitian analisis bivariat didapat pengetahuan (p=0,018, OR=7,93), dukungan suami (p=0,006, OR=12,60) dan peran petugas kesehatan (p=0,002, OR=18,00). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan, dukungan suami, dan peran petugas kesehatan dengan kejadian Unmet need KB di Wilayah Kerja Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Diharapkan kepada para petugas kesehatan agar dapat lebih memberikan edukasi kepada masyarakat berupa penyuluhan kesehatan keluarga berencana, sehingga dapat menurunkan angka kejadian unmet need.Kata Kunci : Unmet Need KB, peran petugas kesehatanUnmet need for family planning is a multidimensional problem and will not only be the cause of a population explosion but can also affect the high maternal mortality rate (MMR) in Indonesia. The percentage of unmet need nationally in 2015 was 14.87%. The unmet need for family planning in Aceh province is 14.25% and the percentage of incidents in Aceh Besar is (16.28%). The purpose of this study was to determine the determinants of unmet need for family planning in the Work Area of the Peukan Bada Health Center, Aceh Besar District in 2019. This type of research is analytic in nature with a cross sectional approach. The research was carried out on June 10-30 2019 in the Working Area of the Peukan Bada Health Center, Aceh Besar District. Sampling by purposive sampling with a sample of 32 people. The research instrument used a questionnaire and data collection techniques by means of interviews. Data analysis by means of univariate and bivariate. The results of the bivariate analysis study obtained knowledge (p=0.018, OR=7.93), husband's support (p=0.006, OR=12.60) and the role of health workers (p=0.002, OR=18.00). It can be concluded that there is a relationship between knowledge, husband's support, and the role of health workers with the incidence of Unmet need for family planning in the Working Area of the Peukan Bada Health Center, Aceh Besar District. It is hoped that health workers can provide more education to the community in the form of family planning health counseling, so that it can reduce the incidence of unmet need.Keyword : Unmet Need, health workers role
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI MAN 5 ACEH BESAR Fauziah Andika; Nuzulul Rahmi; Sahbainur Rezeki; Rulia Meilina; Faradilla Safitri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa  remaja  merupakan  masa  yang  dianggap  rawan  dalam kehidupan karena merupakan masa peralihan dari kehidupan anak menjadi kehidupan dewasa  yang  penuh  gejolak.  Pemberian  informasi  masalah  seksual  menjadi  penting terlebih lagi mengingat remaja berada dalam potensi seksual yang aktif. Pendidikan tentang kesehatan reproduksi sangatlah penting bagi remaja dikarenakan, remaja saat ini masih kurang pengetahuan tentang pentingnya kesehatan reproduksi dan kurangnya keingintahuan remaja tentang bahayanya jika seseorang tidak paham dan tidak peduli dengan kesehatan reproduksi. Kurangnya pengetahuan dapat menyebabkan perilaku negative yaitu perilaku seks bebas. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari rabu tanggal 22 November 2023 dengan jumlah peserta 34 orang siswa/I di MAN 5 Aceh Besar. Hasil dari kegiatan ini adalah Pemahaman yang komprehensif tentang kesehatan reproduksi membantu remaja dalam membuat keputusan yang sehat dan bertanggung jawab terkait dengan tubuh dan kehidupan seksual mereka, serta membantu mereka mempersiapkan masa depan yang lebih baik.Kata Kunci: Kesehatan reproduksi, pengetahuan, perilaku Adolescence is a period that is considered vulnerable in life because it is a transition period from child life to turbulent adult life.  Providing information on sexual problems is important especially considering that adolescents are in an active sexual potential. Education about reproductive health is very important for adolescents because, adolescents today still lack knowledge about the importance of reproductive health and lack of curiosity about the dangers if someone does not understand and does not care about reproductive health. Lack of knowledge can lead to negative behavior, namely free sexual behavior. This activity was held on Wednesday, November 22, 2023 with 34 participants at MAN 5 Aceh Besar. The results of this activity are A comprehensive understanding of reproductive health helps adolescents make healthy and responsible decisions related to their bodies and sexual lives, and helps them prepare for a better future.Keywords: Reproductive health, knowledge, behavior
SIAGA GIZI DAN REPRODUKSI SEJAK REMAJA (SIGAP REMAJA) DI SMA NEGERI 7 KOTA BANDA ACEH Faradilla Safitri; Asmaul Husna; Ismail Ismail; Yuna Nurliantika; Emilia Aini; Siti Rahma Yani; Nur Ika Prity Harahap
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan gizi dan kesehatan reproduksi akibat perubahan fisik, hormonal, dan sosial yang cepat. Kurangnya pengetahuan mengenai gizi seimbang serta rendahnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi dapat berdampak pada berbagai masalah seperti anemia, obesitas, dan perilaku reproduksi berisiko. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Siaga Gizi dan Reproduksi Sejak Remaja (Sigap Remaja)” dilaksanakan di SMA Negeri 7 Kota Banda Aceh sebagai upaya peningkatan pengetahuan, sikap, dan kesadaran remaja tentang pentingnya menjaga gizi dan kesehatan reproduksi sejak dini. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 20 Juni 2025 di ruang kelas X IPA-3 SMA Negeri 7 Kota Banda Aceh. Kegiatan ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya gizi dan kesehatan reproduksi. Disarankan agar sekolah membentuk kader “Sigap Remaja” untuk melanjutkan edukasi sebaya dan menjadikan program ini bagian dari kegiatan ekstrakurikuler kesehatan sekolah.
PENTINGNYA PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK KESEJAHTERAAN INDIVIDU DAN KELUARGA DI GAMPONG IE MASEN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH Faradilla Safitri; Nuzulul Rahmi; Ismail Ismail; Nurul Sakdah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup individu dan keluarga. Program pengabdian masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Gampong Ie Masen Ulee Kareng, Kota Banda Aceh dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan reproduksi, termasuk aspek fisik, mental, dan sosial. Kegiatan ini melibatkan penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi praktis untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan tentang perencanaan keluarga, pencegahan penyakit menular seksual, serta pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan dan pasca melahirkan. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah tanya jawab. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 15 September 2024 di Meunasah Gampong Ie Masen Ulee Kareng. Penyelenggaraan kegiatan ini bekerja sama dengan mahasiswa/I dari University College MAIWP International (UCMI) Kuala Lumpur. Melalui kegiatan ini masyarakat diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat, mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan reproduksi, serta menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan keluarga, mendorong peningkatan kesadaran tentang pentingnya peran komunitas dalam mendukung akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang berkualitas. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada tercapainya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN DI SMA NEGERI AL MISBAH KOTA BANDA ACEH Asmaul Husna; Faradilla Safitri; Ratna Willis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pernikahan dini, pihak perempuan seringkali menjadi korbannya. Remaja perempuan yang hamil sebelum menikah, akan mendapat tekanan dari masyarakat jika tidak menikah dan menjadi bahan perbincangan. Padahal, dampak dari pernikahan yang terlalu dini bagi kesehatan remaja perempuan dapat menyebabkan peningkatan kematian ibu karena secara fisik belum siap untuk melahirkan. Dampak lainnya adalah kehilangan hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan perlindungan dari orang tua, dan kondisi ketidaksiapan mental untuk berbagi peran yang mungkin tidak dapat dilakukan secara optimal yang dapat menyebabkan tekanan secara psikologis (Limbong, Deliviana and Indonesia, 2020). Penyuluhan dilakukan dengan topik “Pendidikan Kesehatan Tentang Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan di SMA Negeri Al Misbah Kota Banda Aceh”. Pengabdian kepada masyarakat ini mengambil lokasi di SMA Negeri Al Misbah Kota Banda Aceh. Dengan 20 Siswi. Waktu peaksanaan 1 hari pada tanggal 16 Januari 2024 di SMA Negeri Al Misbah Kota Banda Aceh.Kata Kunci: Dampak Pernikahan Dini The phenomenon of early marriage, women are often the victims. Teenage girls who become pregnant before marriage will face pressure from society if they do not marry and become the topic of discussion. In fact, the impact of marriage too early on the health of adolescent girls can cause an increase in maternal mortality because they are not physically ready to give birth. Other impacts are loss of the right to education, the right to receive protection from parents, and a condition of mental unpreparedness to share roles that may not be carried out optimally which can cause psychological pressure (Limbong, Deliviana and Indonesia, 2020). Counseling was carried out on the topic "Health Education about the Impact of Early Marriage on Health at Al Misbah State High School, Banda Aceh City". This community service took place at Al Misbah State High School, Banda Aceh City. With 20 female students. Peak time is 1 day on January 16 2024 at Al Misbah State High School, Banda Aceh City.Keywords: Impact of Early Marriage
KENALI DAN CEGAH PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DI SMA NEGERI 1 INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR Faradilla Safitri; Asmaul Husna; Ismail Ismail
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah penyakit infeksi yang menular melalui kontak seksual, baik secara vaginal, oral maupun anal. Penularan penyakit ini bisa melalui darah, sperma, atau cairan tubuh lainnya. Beberapa PMS bisa menyebar melalui kontak kulit ke kulit, pemakaian jarum suntik secara berulang atau bergantian. Jenis-jenis penyakit menular seksual yaitu sifilis, gonore, klamidia, kutil kelamin, HIV, herpes genital. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa/i tentang penyakit menular seksual sehingga dapat menumbuhkan kesadaran untuk melakukan pencegahan. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah tanya jawab. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 30 November 2023 di SMA Negeri 1 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar pada siswa/i kelas XII IPS, dengan tema Kenali dan Cegah Penyakit Menular Seksual.Kata Kunci: Penyakit Menular Seksual, Penyuluhan KesehatanSexually Transmitted Diseases (STDs) are infectious diseases that are transmitted through sexual contact, either vaginally, orally or anally. They can be transmitted through blood, sperm, or other bodily fluids. Some STDs can be spread through skin-to-skin contact, repeated or alternate use of needles and syringes. The types of sexually transmitted diseases are syphilis, gonorrhea, chlamydia, genital warts, HIV, genital herpes. The purpose of this community service is to provide knowledge to students about sexually transmitted diseases so that they can raise awareness to prevent them. Community service is carried out in the form of health counseling with the lecture and question and answer method. This activity was carried out on November 30, 2023 at SMA Negeri 1 Ingin Jaya Aceh Besar Regency for students in class XII IPS, with the theme Recognize and Prevent Sexually Transmitted Diseases.Keywords: Sexually Transmitted Diseases, Health Counseling