Amiruddin Amiruddin
Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembelajaran Kooperatif dan Kolaboratif Amiruddin Amiruddin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v5i1.357

Abstract

Dalam rangka menghadapi berbagai permasalahan yang ditimbulkan, persaingan global dan proses demokratisasi, sangat diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas melalai pembaharuan sistem pendidikan yang bebasis kompetensi, demokratis dan berwawasan lokal dengan tetap memperhatikan standar nasional. Untuk menunjang pembaharuan pendidikan dapat dimulai dengan mempersiapkan suasana dan proses pembelajaran yang dapat menciptakan kualitas pembelajar sejati dan mandiri.Oleh karena itu pemilihan berbagai metode, strategi, pendekatan serta tehnik pembelajan merupakan suatu hal yang utama.Model pembelajaran kooperatif dan kolaboratif merupakan dua model yang sekiranya dapat memfasilitasi peningkatan kualitas dan kemandirian belajar siswa sebagai SDM bangsa. Untuk itu terkait keduanya akan dikaji melalui studi kepustakaan yang selanjutnya dianalisis secara kualitatif dengan berbagai teori dan temuan baru yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pembelajaran kolaborasi dan kooperasi tidak hanya dapat menemukan metoda penyelesaian masalah yang menyeluruh, tetapi juga akan dapat mengungkapkan pengetahuan baru tentang peta permasalahan dan peta solusi baru yang meruang dan mewaktu. Pembelajaran berkolaborasi tidak hanya berlangsung di antara teman sekelas, tetapi dapat saja dibangun di antara partisipan dari beragam sekolah dan universitas, bahkan dari beragam negara.Namun yang membedakan keduanya, jika pembelajaran kolaboratif dapat dilakukan di dalam kumpulan yang besar maupun kumpulan yang terdiri dari empat atau lima orang pelajar. Pembelajaran kooperatif hanya dapat dilakukan untuk kelompok kecil pelajar yang bekerja dan memahami secara bersama disamping keunggulan dan keutamaan lainnya dalam meningkatkan kualitas SDM yang memiliki metakognitif yang mumpuni.