Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN INFORMASI SUBMISSION FILE BAGI PENULIS ARTIKEL ILMIAH PADA JURNAL BERBASIS OPEN JOURNAL SYSTEM Risa Nurisani; Dedeh Siti Kurnia; Dede Supriadi; Ujang Santosa Kusumah
Widya Komunika Vol 9 No 1 (2019): WIDYA KOMUNIKA - JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10.393 KB) | DOI: 10.20884/1.wk.2019.9.1.1672

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya masalah yang dihadapi pengelola jurnal saatmenerima artikel yang dikirimkan oleh penulis. Sebagian besar artikel karya penulis, belummemenuhi kaidah penulisan karya ilmiah yang ditetapkan oleh redaksi. Padahal pemenuhan kaidahpenulisan secara teknis dan substansi merupakan hal penting bagi pengelola agar jurnaldikelolanya mendapatkan penilaian baik dari asesor saat mengajukan akreditasi. Hal inidisebabkan oleh minimnya informasi yang dimiliki oleh penulis mengenai syarat-syarat yangharus dipenuhi saat melakukan Submission File. Selain itu juga, faktor pemberlakuan standarakreditas jurnal berbasis OJS yang ditetapkan Ristekdikti selaku pemegang otoritas akreditasidapat dikatakan baru, sehingga informasi mengenai standar artikel yang disubmit penulis ke jurnalberbasis OJS belum tersosialisasikan secara baik dan merata. Oleh karena itu, penting kiranyapenelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan informasi mengenai Submission Filebagi penulis jurnal berbasis OJS, agar jurnal-jurnal nasional dapat meningkatkan kualitasnyasehingga dapat memperoleh akreditasi dari Ristekdikti. Melalui penelitian ini, penulis menemukanbahwa kebutuhan informasi penulis pada proses Submission File untuk jurnal terfokus pada duatahapan, yaitu tahap register dan submit artikel ke dalam website serta mempersiapkan substansiartikel yang sesuai dengan Author Guideline jurnal yang dituju. Untuk dapat melakukanSubmission File, penulis perlu melakukan register di dalam website jurnal yang akan dituju.Selanjutnya, penulis akan menghadapi aspek teknis dan substansi artikel yang perlu diperhatikan.Aspek teknis Submission File mencakup format file yang diupload (.doc) serta pengisian metadata:data penulis kolaborasi, abstrak, kata kunci, dan pengisian References/daftar pustaka. Sedangkanmengenai substansi artikel, penulis perlu mengikuti poin-poin Author Guideline yang telahditetapkan redaksi.
Perilaku Penggunaan Aplikasi Sitasi Mahasiswa (Studi Kasus di Program Studi Pascasarjana Fikom Unpad 2018) Risa Nurisani; Eko Retno Wulandari; Yanti Sundari
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 3, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.333 KB) | DOI: 10.18326/pustabiblia.v3i1.74-88

Abstract

Segala bentuk kutipan yang dicantumkan penulis di dalam tulisannya perlu dicantumkan sitasi dan referensinya. Melalui penggunaan aplikasi sitasi, penulis dimudahkan dengan bank data bibliografi dan pencantuman daftar pustaka. Studi ini menjabarkan perilaku penggunaan aplikasi sitasi mahasiswa program studi magister Ilmu Komunikasi Fikom Unpad 2018 sebanyak 49 orang. Hasil studi menunjukkan bahwa hanya setengah dari jumlah total mahasiswa yang telah aktif menggunakan aplikas sitasi. Mendeley adalah aplikasi sitasi yang paling banyak digunakan dibanding aplikasi sitasi lainnya. Alasan utama mahasiswa lainnya belum menggunakan aplikasi sitasi adalah perlunya pendampingan dan mereka terbiasa mencantumkan sitasi secara manual. Hampir sebagian dari mereka mulai menggunakan aplikasi sitasi baru-baru ini yaitu saat mengambil perkuliahan magister dan disarankan oleh dosen di kelas. Sedangkan kesulitan dirasakan mahasiswa pada awal penggunaan aplikasi sitasi. Studi juga mengungkapkan kelebihan dan kekurangan dari aplikasi yang digunakan, serta saran dan harapan mahasiswa terkait penggunaan aplikasi sitasi. Mendeley sebagai aplikasi sitasi yang paling banyak digunakan dinilai mudah setelah sering digunakan, dapat menyimpan file artikel yang telah diunduh, otomatis membaca metadata file yang diunggah di dalam Mendeley, dan dapat menelusur referensi yang telah ada di Internet melalui Mendeley. Namun kekurangannya adalah pengguna perlu memahami perlunya parafrase dan penulisan kapitalisasi metadata pada gaya sitasi yang disyaratkan, memerlukan akses internet untuk sinkronisasi data, dan sering error. Sedangkan saran dan harapan terkait penggunaan aplikasi sitasi ini di antaranya adalah perlunya diagendakan pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi sitasi secara intensif di awal perkuliahan serta perlunya mahasiswa membiasakan diri dalam menggunakan aplikasi sitasi.All forms of quotations that the author lists in his writing need to include citations and references. Through the use of citation applications, the author is facilitated with bibliographic data banks and the inclusion of bibliography. This study outlines the behavior of 49 people using the citation application for 2018 Unpad Communication Science students in Master of Communication Science. The results of the study show that only half of the total number of students who have been active uses citation applications. Mendeley is the most widely used citation application compared to other citation applications. The main reason other students have not used the citation application is the need for mentoring and they are accustomed to listing citations manually. Nearly some of them started using the citation application recently, namely when taking master lectures and suggested by lecturers in the class. While the difficulties felt by students at the beginning of the use of citation applications. The study also revealed the advantages and disadvantages of the application used, as well as suggestions and expectations of students regarding the use of citation applications. Mendeley as the most used citation application is considered easy after being used frequently, can save downloaded article files, automatically reads the metadata of files uploaded in Mendeley, and can search for references that already exist on the Internet through Mendeley. But the disadvantage is that users need to understand the need for paraphrasing and writing capitalization of metadata in the required citation styles, requiring internet access for data synchronization, and frequent errors. While the suggestions and expectations related to the use of this citation application include the need to schedule training and assistance in the use of intensive citation applications at the beginning of the lecture and the need for students to get used to using the citation application.
Perilaku Penggunaan Aplikasi Sitasi Mahasiswa (Studi Kasus di Program Studi Pascasarjana Fikom Unpad 2018) Risa Nurisani; Eko Retno Wulandari; Yanti Sundari
Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Vol 3, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pustabiblia.v3i1.74-88

Abstract

Segala bentuk kutipan yang dicantumkan penulis di dalam tulisannya perlu dicantumkan sitasi dan referensinya. Melalui penggunaan aplikasi sitasi, penulis dimudahkan dengan bank data bibliografi dan pencantuman daftar pustaka. Studi ini menjabarkan perilaku penggunaan aplikasi sitasi mahasiswa program studi magister Ilmu Komunikasi Fikom Unpad 2018 sebanyak 49 orang. Hasil studi menunjukkan bahwa hanya setengah dari jumlah total mahasiswa yang telah aktif menggunakan aplikas sitasi. Mendeley adalah aplikasi sitasi yang paling banyak digunakan dibanding aplikasi sitasi lainnya. Alasan utama mahasiswa lainnya belum menggunakan aplikasi sitasi adalah perlunya pendampingan dan mereka terbiasa mencantumkan sitasi secara manual. Hampir sebagian dari mereka mulai menggunakan aplikasi sitasi baru-baru ini yaitu saat mengambil perkuliahan magister dan disarankan oleh dosen di kelas. Sedangkan kesulitan dirasakan mahasiswa pada awal penggunaan aplikasi sitasi. Studi juga mengungkapkan kelebihan dan kekurangan dari aplikasi yang digunakan, serta saran dan harapan mahasiswa terkait penggunaan aplikasi sitasi. Mendeley sebagai aplikasi sitasi yang paling banyak digunakan dinilai mudah setelah sering digunakan, dapat menyimpan file artikel yang telah diunduh, otomatis membaca metadata file yang diunggah di dalam Mendeley, dan dapat menelusur referensi yang telah ada di Internet melalui Mendeley. Namun kekurangannya adalah pengguna perlu memahami perlunya parafrase dan penulisan kapitalisasi metadata pada gaya sitasi yang disyaratkan, memerlukan akses internet untuk sinkronisasi data, dan sering error. Sedangkan saran dan harapan terkait penggunaan aplikasi sitasi ini di antaranya adalah perlunya diagendakan pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi sitasi secara intensif di awal perkuliahan serta perlunya mahasiswa membiasakan diri dalam menggunakan aplikasi sitasi.All forms of quotations that the author lists in his writing need to include citations and references. Through the use of citation applications, the author is facilitated with bibliographic data banks and the inclusion of bibliography. This study outlines the behavior of 49 people using the citation application for 2018 Unpad Communication Science students in Master of Communication Science. The results of the study show that only half of the total number of students who have been active uses citation applications. Mendeley is the most widely used citation application compared to other citation applications. The main reason other students have not used the citation application is the need for mentoring and they are accustomed to listing citations manually. Nearly some of them started using the citation application recently, namely when taking master lectures and suggested by lecturers in the class. While the difficulties felt by students at the beginning of the use of citation applications. The study also revealed the advantages and disadvantages of the application used, as well as suggestions and expectations of students regarding the use of citation applications. Mendeley as the most used citation application is considered easy after being used frequently, can save downloaded article files, automatically reads the metadata of files uploaded in Mendeley, and can search for references that already exist on the Internet through Mendeley. But the disadvantage is that users need to understand the need for paraphrasing and writing capitalization of metadata in the required citation styles, requiring internet access for data synchronization, and frequent errors. While the suggestions and expectations related to the use of this citation application include the need to schedule training and assistance in the use of intensive citation applications at the beginning of the lecture and the need for students to get used to using the citation application.
Mencari Informasi Mengenai Publikasi Artikel di Jurnal Ilmiah Faisal Reza; Risa Nurisani
ArtComm Vol 1 No 2 (2018): ArtComm
Publisher : Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.445 KB) | DOI: 10.37278/artcomm.v1i2.115

Abstract

Kemenristekdikti mendorong peningkatan publikasi ilmiah sebagai bentuk peningkatan kualitasintelektual dan daya saing bangsa. Namun perlu upaya untuk penulis khususnya dosen untukmendapatkan informasi mengenai publikasi jurnal itu sendiri. Dunia publikasi jurnal meskipuntelah lama ada dan telah sangat berkembang serta menjadi tolak ukur ranking kualitas publikasipenulis di dunia, di Indonesia sendiri hal ini cenderung masih baru. Masih perlu digali informasiinformasi terkait publikasi artikel di jurnal ilmiah. Artikel ini mencoba menjadi sedikit sumberinformasi untuk dosen, mahasiswa, peneliti, pada posisinya sebagai penulis agar mulai mengenalwadah publikasi ilmiah yang kini mulai giat digerakkan pemerintah. Rumusan masalah dalampenelitian ini adalah: (1) bagaimana cara mendapatkan informasi mengenai jurnal nasional, jurnalterakreditasi nasional, dan jurnal internasional, (2) bagaimana cara mengakses jurnal yang sesuaidengan bidang ilmu yang diinginkan, dan (3) contoh bagaimana melakukan penyerahan artikelmelalui OJS (Open Journal System). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatifdesktiptif. Data diperoleh dengan observasi partisipatif dan studi pustaka. Hasil penelitianmenunjukkan, jurnal dikelompokkan menjadi dua kelompok utama, yaitu berdasarkan bidang ilmu(luas, cukup spesifik, dan lebih spesifik), dan status jurnal (Nasional BerISSN, NasionalTerakreditasi, dan Internasional). Simpulan dari penelitian ini adalah agar penulis mengenal jurnalberdasarkan bidang ilmu, dan status jurnalnya untuk menjadi salah satu strategi penulis agar dalamproses submit artikel sesuai dengan kebutuhan dan tujuan publikasi yang diinginkan.