Hasti Widyasamratri
Sultan Agung Islamic University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Coastal Urban Community Knowledge of Coastal Hazard and Conservation in Semarang towards Sustainable Development Region Hasti Widyasamratri; Mila Karmilah
The Indonesian Journal of Planning and Development Vol 4, No 1 (2019): February 2019
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijpd.4.1.14-18

Abstract

Coastal is the most vulnerable area in climate change, with no exception in Coastal Java island. Reveal, 65% of the Java island population is to be vulnerable to coastal hazards such as tidal flood. The northern Java coastal area has a significant position in logistic connectivity throughout areas in the entire Java island. Abrasion and sedimentation are the most frequent effect were impacted to the coastal land cover (i.e. ponds, mangrove forest, and settlement). However, there is a lack of awareness among local communities, although they directly impact of those hazards. This study aims to identify local community knowledge of coastal disaster mitigation in Mangunharjo, Tugu sub-district Semarang, by using quantitative methods. Field observation and a simple descriptive statistic were used to analyze. The result showed that the majority of the respondents has high vulnerability on coastal hazard and disaster since they are living very close to the coastal water body.
Analisis Spasial Titik Dan Jalur Evakuasi Bencana Banjir Rahma Nursetya Utami; Hasti Widyasamratri
Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jfshe.v1i2.1070

Abstract

Banjir merupakan bencana dengan frekuensi kejadian tertinggi di Indonesia, tercatat 10.678 kejadian dalam sepuluh tahun terakhir (BNPB). Minimnya jalur evakuasi yang memadai memperparah dampaknya terhadap manusia dan lingkungan, sehingga penentuan jalur evakuasi yang aman dan efisien, didukung titik evakuasi yang jelas, menjadi krusial dalam mitigasi bencana banjir. Kajian ini menggunakan metode literatur review pada tiga lokasi studi kasus. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa jalur evakuasi umumnya dirancang berdasarkan waktu tempuh, kondisi jalan, dan kemiringan lereng, sedangkan titik evakuasi berperan sebagai titik awal (assembly point) dan titik akhir (shelter point). Sintesis ketiga studi menunjukkan bahwa optimalisasi jalur menjadi faktor penentu utama efektivitas evakuasi, sementara titik evakuasi berfungsi sebagai faktor pendukung aksesibilitas dan keamanan jalur. Temuan ini diharapkan menjadi bahan rujukan bagi pemetaan wilayah berisiko banjir dan kesiapsiagaan bencana di Indonesia.