Pemilihan umum dapat dikatakan sebagai salah satu sarana demokrasi dan bentuk perwujudan kedaulatan rakyat untuk menghasilkan wakil rakyat dan pemimpin yang aspiratif, berkualitas, serta bertanggung jawab untuk mensejahterakan rakyat. Suatu kategori kelompok pemilih yang sangat menarik untuk diamati dan diteliti lebih jauh adalah pemilih pemula yang baru pertama kali akan memberikan suaranya dalam Pemilu. Pendidikan politik yang masih rendah membuat kelompok ini rentan dijadikan sasaran untuk dimobilisasi oleh kepentingan-kepentingan tertentu. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian Kualitatif yang bersifat deskriptif, yaitu peneliti mencoba mendeskripsikan suatu objek atau fenomena dalam kata-kata yang naratif. Hasil penelitian menunjukkan tentang bagaimana bentuk-bentuk partisipasi politik Pemilih Pemula di Kecamatan Tomohon Utara dalam rangka pemilihan umum legislatif 2014. Pertama, bentuk-bentuk partisipasi politik yang dilakukan oleh pemilih pemula di Kecamatan Tomohon Utara dalam rangka pemilihan umum legislatif 2014 yang pertama adalah berbicara atau berdiskusi tentang masalah dan fenomena-fenomena politik menjelang pemilu legislatif melalui forum-forum informal, kedua adalah pemberian suara pada saat hari pemungutan suara dengan antusiasme untuk datang ke TPS memberikan hak suaranya. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa bentuk-bentuk partisipasi politik yang dilakukan oleh pemilih pemula di Kecamatan Tomohon Utara dalam rangka pemilihan umum legislatif 2014 yang pertama adalah berbicara atau berdiskusi tentang masalah dan fenomena-fenomena politik menjelang pemilu legislatif melalui forum-forum informal yaitu diskusi dengan teman-teman pada saat kumpul-kumpul, dan yang kedua adalah pemberian suara pada saat hari pemungutan suara dengan antusiasme untuk datang ke TPS memberikan hak suaranya. Sebagian besar pemilih pemula di Kecamatan Tomohon Utara tidak dapat mengikuti kegiatan kampanye terbuka karena kegiatan kampanye dari calon-calon anggota legislatif berbenturan dengan jam sekolah yang merupakan prioritas utama bagi pemilih pemula yang masih duduk di bangku SMA. Faktor yang mendorong pemilih pemula di Kecamatan Tomohon Utara untuk berpartisipasi dalam kegiatan pemilu adalah rasa ingin tahu yang besar dari dalam diri pemilih pemula karena ini merupakan pemilu pertama bagi mereka dan idealisme kaum muda yakni kesadaran politik yang ditunjukan pemilih pemula karena ingin berpartisipasi membawa perubahan bagi bangsa dengan cara memberikan hak suara pada pemilu legislatif 2014. Faktor yang menjadi penghambat partisipasi politik pemilih pemula di Kecamatan Tomohon Utara adalah kegiatan sehari-hari yaitu ke sekolah dan kuliah kemudian pengaruh dari pihak keluarga berupa larangan untuk mengikuti kegiatan politik karena anggapan dari keluarga bahwa pemilih pemula yang masih usia sekolah harus fokus belajar saja. Â