Bambang Pudjianto
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MENUJU DESA SEJAHTERA (STUDI KASUS DI KABUPATEN SRAGEN) Suyanto Suyanto; Bambang Pudjianto
Sosio Konsepsia Vol 5 No 1 (2015): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v5i1.164

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Sragen. Untuk menelaah permasalahan kebijakan menggunakan pendekatan evaluatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi dan FGD. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis paguyuban dengan pola keterpaduan berhasil dengan baik. Hal ini terbukti, melalui pemberdayaan mengelola tanaman sayuran dan perkebunan menunjukkan hasil yang memuaskan yaitu masyarakat yang dibina kebutuhan pokoknya dapat terpenuhi semakin sejahtera serta memiliki harapan ke depan. Bahkan mereka masih bisa menabung untuk keperluan pendidikan dan kesehatan. Dengan demikian disarankan, untuk memaksimalkan pemberdayaan keluarga miskin, sebaiknya bisa dilakukan secara terpadu melalui pilar-pilar kesejahteraan sosial seperti pendamping lapangan dan orsos/LSM yang ada di lokasi. Bagi pemerintah dalam penanganan semua program yang menyangkut kemiskinan perlu menjaga sinergitas antar lembaga dengan pendekatan terintegrasi.
ANALISIS POTENSI PENERAPAN KERJASAMA PEMERINTAH SWASTA (KPS) DALAM PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI DI PERKOTAAN (Studi Kasus Kota Semarang) Eri Setianto Kurniawan; Bambang Pudjianto; Y.I. Wicaksono
TEKNIK Vol 30, No 3 (2009)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.856 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v30i3.1887

Abstract

The role of Local Government (Province and District / City) become very important in creating atransportation infrastructure that can support a regional transportation activities and implementing thePublic Private Partnership (PPP) model as an alternative financing strategies other than APBN / APBD.The purpose and goal of this research is to conduct a comprehensive study in order to obtain a picture of thepotential level of urban transport infrastructure development (case study of Semarang City) who performedwith the Public Private Partnership (PPP) model, viewed from the perspective of related stakesholder.Research methodology using descriptive statistical approach and SWOT analysis with the matrix space model.The research concluded that the potential application of PPP policies in the development of transportationinfrastructure in the city of Semarang is located at the conservative level, which means that although there area number of external strategic factors which potentially threat to the implementation of the PPP policies,there is still a commissioner of the strength of internal factors that can be optimized.
Kajian Perilaku Dinamik Struktur Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) 2 Lantai Akibat Beban Manusia yang Bergerak Himawan Indarto; Bambang Pudjianto; Ilham Nurhuda
TEKNIK Vol 38, No 1 (2017)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.82 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v0i0.9546

Abstract

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dengan bentang panjang dan JPO dengan lantai bertingkat, mulai banyak di bangun di kota-kota besar di Indonesia. JPO dibangun sebagai sarana penghubung dari satu bangunan ke bangunan lainnya, sekaligus berfungsi sebagai jembatan penyeberangan lalu lintas yang berada di bawahnya. Bentuk struktur yang langsing membawa konsekuensi, bahwa struktur JPO rentan terhadap masalah getaran. Masalah munculnya getaran pada struktur JPO pada saat orang melewati jembatan, akan menyebabkan ketidak-nyamanan bagi pengguna jalan. Getaran yang muncul pada JPO dapat diakibatkan oleh karena frekuensi getar alami dari struktur JPO yang terlalu besar, atau terjadinya resonansi yang diakibatkan karena frekuensi getar beban yang melewati JPO mendekati frekuensi getar alami dari struktur. Pada perencanaan struktur JPO, asumsi bahwa beban pejalan kaki merupakan beban statik dengan hanya satu arah komponen beban kearah vertikal, adalah tidak tepat. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa beban orang yang bergerak merupakan beban dinamik yang mempunyai tiga komponen arah beban, yaitu arah vertikal, longitudinal, dan lateral. Dari hasil penelitian diketahui bahwa, beban pejalan kaki yang bersifat dinamik pada struktur JPO 2 Lantai, akan menyebabkan deformasi struktur 1,55 kali lebih besar  dibandingkan dengan deformasi yang didapat dari analisis statik. Hal ini kiranya perlu diperhatikan di dalam perencanaan struktur JPO, agar didapatkan perencanaan yang memenuhi syarat kekuatan dan kekakuan, sehingga tidak menyebabkan terjadi permasalahan getaran pada saat digunakan.Â