Rohanda Rohanda
Program Studi Ilmu Perpustakaan Unpad

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN BERDASARKAN EDARAN SNI 7330:2009 PPT Sebagai Kualitas Perpustakaan Alice Diniarti; Rohanda Rohanda; Dian Sinaga
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.099 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v1i1.9609

Abstract

The process of organizational development/library conforming to the standards of quality library, the necessary process of analysis of the factors that exist in the library. The development library is an appropriate decision will be implemented, and it is so determined by good planning. In the development plan, the necessary steps of data collection, goal setting, analysis of environmental factors. Development of standards libraries that are still relevant today is based on ISO 7330: 2009 PPT. In this study, using systems theory approach to qualitative research evaluative analysis. This study examines the factors of the development of libraries in the Central Library ITB, which are; services, facilities, human resources, budget, and so on. However, not all factors of development of the library meets the standards of library development, therefore, the authors wanted to investigate on the matter. The conclusion is in the development of necessary library system planning strategy of the organization to an organization can run properly in accordance with the purposes and needs.Proses pengembangan organisasi/perpustakaan yang sesuai dengan standar perpustakaan yang berkualitas, diperlukan proses analisis faktor-faktor yang ada di perpustakaan. Pengembangan perpustakaan merupakan sebuah pengambilan keputusan yang tepat  yang akan dilaksanakan, dan hal tersebut sangat ditentukan oleh perencanaan yang baik. Dalam  menyusun rencana pengembangan, diperlukan langkah-langkah pengumpulan data, penetapan tujuan, analisis faktor lingkungan. Pengembangan standar perpustakaan yang masih relevan saat ini adalah berdasarkan SNI 7330:2009 PPT. Dalam penelitian ini, menggunakan teori sistem dengan penelitian kualitataif pendekatan analisis evaluatif. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor pengembangan perpustakaan di Perpustakaan Pusat ITB, diantaranya adalah; layanan, fasilitas, SDM, anggaran, dan sebagainya. Namun, tidak semua faktor-faktor dari pengembangan perpustakaan telah memenuhi standar pengembangan perpustakaan, Oleh karena itu, penulis ingin meneliti mengenai hal tersebut. Kesimpulannya adalah dalam pengembangan perpustakaan diperlukan sistem strategi perencanaan organisasi agar sebuah organisasi dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan dan kebutuhan.
LANDASAN ILMIAH ILMU INFORMASI PERPUSTAKAAN DALAM PERSPEKTIF ILMU KOMUNIKASI Rohanda Rohanda
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.154 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v1i1.9592

Abstract

The core issues that are discussed in this article is the concept, the philosophical foundation and the scientific basis Information and Library Studies in a variety of perspectives. Given the information and library science is so broad, comprehensive and interdisciplinary so confusing in the placement or provision of address and its container in a particular field of science clumps. Does it make clumps of Humanities, Social Communication, Technology or to a group of Science and Mathematics. Then, whether stand-alone or as an interdisciplinary science. There are no definitive answers. Information and Library Science is formulated as a concept of interdisciplinary remember that science in the division of the classification of DDC, enter the group General Science (general science), meaning that knowledge can stand as a discipline itself, did not join the other sciences as a subdivision from other fields, so that with this paper designed and introduced scientific basis as well as notify a clear address of the place of the art. The new paradigm of Information and Library Science is a science that is stable like modern science are not looking at the world of work alone, but more towards the development of problem-solving strategies that are so extensive and complicated. As a unit of knowledge, information and library science should be independent, not attached or affixed to other disciplines.Inti persoalan yang dibahas dalam artikel ini adalah konsep, landasan filosofis dan landasan ilmiah Ilmu Informasi dan Perpustakaan dalam berbagai perspektif. Mengingat Ilmu Informasi dan Perpustakaan begitu luas, komprehensif dan interdisiplin sehingga membingungkan dalam penempatan atau pemberian alamat dan wadahnya di bidang rumpun ilmu tertentu. Apakah masuk rumpun Ilmu Budaya, Sosial, Komunikasi, Teknologi atau pada kelompok Sains dan Matematika. Kemudian, apakah berdiri sendiri atau sebagai ilmu interdisiplin. Belum ada jawaban yang pasti. Ilmu Informasi dan Perpustakaan diformulasikan sebagai konsep interdisiplin mengingat ilmu tersebut dalam pembagian klasifikasi DDC, masuk pada kelompok General Science (ilmu pengetahuan umum), artinya ilmu tersebut dapat berdiri sebagai disiplin ilmu sendiri, tidak bergabung dengan ilmu lain sebagai sub divisi dari bidang lain, sehingga dengan tulisan ini dirancang dan diperkenalkan landasan ilmiah yang sekaligus memberitahukan alamat yang jelas tentang kedudukan ilmu tersebut. Paradigma baru Ilmu Informasi dan Perpustakaan merupakan ilmu yang stabil layaknya ilmu modern yang tidak lagi memandang dunia kerja saja, akan tetapi lebih ke arah pengembangan strategi pemecahan masalah yang begitu luas dan rumit. Sebagai satu kesatuan ilmu, Ilmu Informasi dan Perpustakaan sudah seharusnya mandiri, tidak menempel atau ditempelkan pada bidang ilmu lain.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN PERPUSTAKAAN, ARSIP DAN DOKUMENTASI (BPAD) PROPINSI BENGKULU Darti Daryanti; Rohanda Rohanda; Sukaesih Sukaesih
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.142 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v1i2.9979

Abstract

This study aims to measure how much influence the intrinsic and extrinsic work motivation on employee performance. The study was conducted in the Library, Archives and Documentation (BPAD) Bengkulu province, with the sample amounted to 95 people. Respondents in this study were employees, including librarians. The method used is descriptive research with quantitative approach. Results are expected to contribute to improving the performance of employees in accordance with the ISO 11620 standard in 2008 about the performance of the library. Data collection techniques used in this study is a questionnaire or questionnaires, observations, interviews, literature study. Type of questionnaire used in this study was a questionnaire enclosed with the scale used is the Likert scale. To measure the effect between the study variables, using path analysis (path analysis) with Lisrel 8.80 program applications as well as statistical data processing of data with SPSS version 15.0. Conclusions following research, Effect of intrinsic motivation on employee performance in BPAD Bengkulu simultaneously with a significant difference shown by the results of the calculation of t> t table, as well as the positive path coefficient, meaning that the higher intrinsic job motivation, the higher the employee performance ; Extrinsic work motivation on employee performance in BPAD Bengkulu simultaneously there is positive, meaning that the higher the extrinsic job motivation will be higher the employee's performance, as well as the path coefficient indicated by the calculation of t> t table, so the extrinsic job motivation significant influence on employee performance.Penelitian ini bertujuan untuk mengukur berapa besar pengaruh motivasi kerja intrinsik dan ektrinsik terhadap kinerja pegawai. Penelitian dilakukan di Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Propinsi Bengkulu, dengan sampel berjumlah 95 orang. Responden dalam penelitian ini adalah para pegawai termasuk pustakawan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kinerja pegawai yang sesuai dengan standar ISO 11620 tahun 2008 tentang kinerja perpustakaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam  penelitian ini adalah, angket atau kuesioner, observasi, wawancara, studi kepustakaan. Jenis angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tertutup dengan skala yang digunakan adalah skala Likert. Untuk mengukur pengaruh antar variabel penelitian, menggunakan Analisis Jalur (Path Analysis) dengan aplikasi program Lisrel 8.80 serta pengolahan data statistik data dengan bantuan program SPSS versi 15.0.  Kesimpulan penelitian sebagai berikut, Pengaruh motivasi kerja intrinsik terhadap kinerja pegawai di BPAD Propinsi Bengkulu secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan dengan ditunjukkan oleh hasil perhitungan thitung > ttabel, serta dengan koefisien jalur yang positif, artinya semakin tinggi motivasi kerja intrinsik maka semakin tinggi pula kinerja pegawai; Motivasi kerja ektrinsik terhadap kinerja pegawai di BPAD Propinsi Bengkulu secara simultan terdapat pengaruh positif, artinya semakin tinggi motivasi kerja ektrinsik maka akan semakin tinggi pula kinerja pegawai, serta dengan koefisien jalur yang ditunjukkan dengan hasil perhitungan thitung > ttabel, sehingga motivasi kerja ektrinsik berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai.