ABSTRAK BENEDIKTUS SIJABAT, 2013: Pemanfaatan Pod Kakao (Theobroma cacao L,.) Difermentasi Dengan Rhizopus sp, Saccharomyces sp dan Lactobacillus sp Terhadap Performans Babi Peranakan Landrace Jantan, dibawah bimbingan TRI HESTI WAHYUNI dan MA’RUF TAFSIN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan pod kakao yang difermentasi dalam pakan terhadap performans ternak babi peranakan landrace jantan. Untuk itu suatu penelitian telah dilakukan di Jln. Pintu Air IV, Gg. Maju VI Simalingkar B, Kecamatan Medan Johor pada Juli – September 2012 menggunakan 20 ekor ternak babi peranakan landrace jantan dengan rataan bobot badan awal 36,61 ± 17,65 kg dengan rancangan percobaan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 5 kelompok, dimana perlakuan adalah P0 = 0% pod kakao fermentasi dalam ransum, P1 = 10% pod kakao fermentasi dalam ransum, P2 = 20% pod kakao fermentasi dalam ransum, P3 = 30% pod kakao fermentasi dalam ransum. Parameter yang diteliti adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan rataan konsumsi pakan (g/ekor/hari) P0:2.431,15; P1:2.404,87; P2:2.396,21 dan P3:2.371,00. Rataan pertambahan bobot badan (g/ekor/hari) P0:573,22; P1:554,64; P2:493,21 dan P3:450,36. Rataan konversi pakan P0:4,31; P1:4,41; P2:4,92 dan P3:5,35. Hasil analisis statistik menunjukkan penambahan pod kakao fermentasi dalam pakan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) menurunkan konsumsi, pertambahan bobot badan serta kurang efisien mengkonversi pakan. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah pemanfaatan pod kakao fermentasi dapat diberikan sampai level 20% terhadap performans babi peranakan landrace jantan. Kata kunci : Performans, Babi jantan, Pod kakao fermentasi