This Author published in this journals
All Journal Singuda ENSIKOM
Panusur S.M.L Tobing
Universitas Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEANDALAN TRANSFORMATOR DAYA MENGGUNAKAN METODE DISTRIBUSI WEIBULL (STUDI KASUS TRANSFORMATOR DAYA GI. TITI KUNING PT. PLN PERSERO) Jhon Cristian Napitupulu; Panusur S.M.L Tobing
Singuda ENSIKOM Vol 3, No 3 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.29 KB)

Abstract

Keandalan merupakan kemampuan sistem atau komponen untuk memenuhi fungsi yang dibutuhkan dalam kondisi tertentu selama rentang waktu yang spesifik. Keandalan transformator daya dipengaruhi oleh tingkat kegagalannya. Jurnal ini membahas tentang analisis keandalan transformator daya berdasarkan nilai TTF (Time To Failure). Kegagalan transformator daya di sub-sistem transmisi tidak hanya mengurangi keandalan transformator daya tetapi juga memiliki efek yang signifikan terhadap kualitas daya. Untuk meningkatkan keandalan utilitas, analisis kegagalan dan tingkat, asal kegagalan dan penyebab kerusakan fisik harus dianalisis dan dipelajari. Metode yang digunakan dalam menganalisis adalah Distribusi Weibull. Distribusi Weibull telah banyak digunakan sebagai metode matematika untuk menghitung laju kegagalan, keandalan, dan memprediksi waktu sisa umur peralatan apapun. Dengan menggunakan program matlab, didapat nilai MTTF (Mean Time To Failure) transformator daya gardu induk titi kuning PT. PLN Persero adalah 0,4327 tahun, nilai rata-rata laju kegagalan (λ ) adalah 2,3113 %/tahun.
STUDI PERBANDINGAN BELITAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI TIGA FASA PADA SAAT PENGGUNAAN TAP CHANGER (Aplikasi pada PT.MORAWA ELEKTRIK TRANSBUANA) Bayu Sianipar; Panusur S.M.L Tobing
Singuda ENSIKOM Vol 3, No 3 (2013)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.768 KB)

Abstract

Untuk memenuhi kualitas tegangan pelayanan sesuai kebutuhan konsumen (PLN Distribusi), tegangan keluaran transdormator harus dapat dirubah sesuai keinginan. Untuk hal itu, maka pada salah satu kedua sisi belitan transformator dibuat tap (penyadap) untuk merubah perbandingan belitan (ratio) transformator. Tulisan ini membahas mengenai ketepatan perbandingan belitan pada transformator distribusi pada saat penggunaan tap changer, dan analisa ketepatan perbandingan pada toleransi 1%. Jumlah belitan sekunder transforamator dihitung/diukur secara manual dengan menggunakan alat penghitung jumlah belitan transformator. Kemudian besarnya belitan primer perhitungan diperoleh dengan mengalikan jumlah belitan sekunder terhadap persamaan perbandingan tegangan yang besarnya sama dengan perbandingan belitan. Setelah itu akan dihitung jumlah belitan primer pengukuran dengan mengalikan nilai belitan sekunder dengan data hasil pengukuran (transformator turn ratio). Dengan memperhatikan perbedaan antara hasil analisa belitan perhitungan dan belitan pengukuran, maka didapat hasil bahwa pada beberapa transformator jumlah belitan primernya perlu dilakukan penambahan belitan agar tegangan keluaran dari transformator tersebut sesuai dengan tegangan keluaran yang diharapkan.