This Author published in this journals
All Journal Singuda ENSIKOM
Syamsul Amien
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH TEGANGAN INJEKSI TERHADAP KINERJA MOTOR INDUKSI TIGA FASA ROTOR BELITAN Tondy Zulfadly Ritonga; Syamsul Amien
Singuda ENSIKOM Vol 10, No 26 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor induksi merupakan motor yang paling umum digunakan pada berbagai peralatan industri karena kelebihannya dan rancangannya yang sederhana, murah dan mudah didapat. Dalam tulisan ini dibahas pengaruh besar tegangan yang diinjeksikan ke rotor terhadap kecepatan motor, dari pengajuan yang telah dilakukan diperoleh bahwa makin besar tegangan injeksi maka kecepatan motor berkurang tetapi sebaliknya torsi akan makin besar. Namun dalam penggunaannya motor induksi diperlukan untuk beroperasi pada kecepatan yang di inginkan dan lebih baik untuk pengoperasian kinerja motor. Sehingga untuk mengatur kecepatan motor induksi rotor belitan dapat dilakukan berbagai cara, salah satunya adalah dengan metode injeksi tegangan pada rotor. Dengan mengatur besar tegangan yang diinjeksikan pada rotor akan diperoleh pengaturan kecepatan motor.
STUDI PERBANDINGAN BEBAN LINEAR DAN NONLINEAR TERHADAP KINERJA GENERATOR SINKRON TIGA PHASA Diky Ikhsan Nasution; Syamsul Amien
Singuda ENSIKOM Vol 12, No 33 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.363 KB)

Abstract

Abstrak Generator sinkron merupakan mesin listrik yang mengubah energi mekanis berupa putaran menjadi energi listrik. Generator sinkron dapat melayani beban linear dan nonlinear. Tulisan ini membahas seberapa besar pengaruh  beban linear dan non linear terhadap kinerja generator sinkron tiga phasa yang berkapasitas 2,67 KW yang digunakan sebagai peralatan penelitian tersebut yaitu, pada beban linear semakin diperbesar beban akan mengalami penurunan efisiensi dari 54,17% (75 W) menjadi 48,76% (375 W), sedangkan pada beban nonlinear dari 50,23% (75 W) menjadi 37,70% (375 W). Untuk voltage regulasi pada beban linear 375 watt sebesar 0,48%, sedangkan pada beban nonlinear 375 watt mencapai 10,46%.
PENGARUH ARUS NETRAL TERHADAP RUGI-RUGI BEBAN PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI PLN RAYON JOHOR MEDAN Rendy Faisal Sibarani; Syamsul Amien
Singuda ENSIKOM Vol 12, No 33 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.965 KB)

Abstract

Kebutuhan rumah tangga pada jaringan tegangan rendah memanfaatkan tenaga listrik satu phasa. Sehingga sering sekali pembebanan pada transformator banyak dijumpai tidak seimbang/merata. Akibat ketidakseimbangan tersebut adalah mengalirnya arus pada kawat netral atau disebut arus netral. Disisi lain pemakaian beban non linier seperti peralatab elektronik oleh kebutuhan rumah tangga memberikan andil terhadap tingginya arus netral. Hal ini terjadi pada beban non linier akan muncul arus urutan nol yang memicu keluarnya arus netral atau harmonisa pada netral transformator. Arus netral ini akan mengakibatkan panas. Panas tersebut merupakan rugi-rugi yang seharusnya tidak terjadi. Pada tulisan ini dibahas mengenai pengaruh arus netral terhadap rugi-rugi beban transformator. Berdasarkan hasil pengukuran diperoleh ketidakseimbangan beban pada Trafo JH128-2 dan Trafo JH129-2 yaitu 12,66% dan 21,9% pada siang hari dan 18,89% dan 27,9% pada malam hari. Semakin besar ketidakseimbangan beban maka makin besar juga rugi-ruginya, ini dilihat dari hasil pengukuran pada siang harinya yaitu 0,63% dan 0,98%, pada malam harinya 2,53% dan 2,47%. Dan hasil pengukuran yang lain bahwa harmonisa arus tidak melebihi standar yang ditetapkan IEEE 519 (8%) dan harmonisa tegangan tidak melebihi standar yang ditetapkan IEEE 519 (5%) pada Trafo JH128-2 dan Trafo JH129-2. Adanya harmonisa terhadap netral pada Trafo JH128-2 dan Trafo JH129-2 mendekati total arus urutan nol masing-masing phasa dan arus ketiga phasa 38,3 A dan 38,2 A; dan 21,97 dan 22,62. Dari analisa harmonisa terhadap rugi-rugi pada Trafo JH128-2 dan TrafoJH129-2 relatif kecil dan dapat dikatakan pemakaian beban non linier oleh konsumen relatif sedikit juga.