Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: mendeskripsikan mengenai bagaimana interaksi yang terjadi antar sesama homeschoolers, homeschooler-tutor, homeschooler-orangtua, dan sesama orangtua di dalam komunitas homeschooling Kak Seto Medan.Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah sepuluh orang remaja, tingkat SMP dan SMA dengan karakteristik anak normal yang mengikuti homeschooling jenis komunitas, lima orangtua homeschoolers dan lima orang tutor yang semuanya tergabung di komunitas homeschooling Kak Seto Medan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode wawancara dan observasi dengan subjek. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Komunitas Homeschooling Kak Seto Medan telah dapat menjadi pilihan alternatif untuk mendapatkan pendidikan. (2)Interaksi yang terjadi antara sesama homeschoolers berlangsung baik di dalam kegiatan komunitas maupun dalam pergaulan sehari-hari. (3)Interaksi yang terjadi antara homeschoolers dan tutor tidak hanya terbatas mengenai proses belajar mengajar saja, tetapi juga mencakup pergaulan sehari-hari. Hubungan akrab tersebut mendukung terciptanya suasana kelas yang demokratisnamun juga mengakibatkan penegakan disiplin kurang terlaksana. (4)Dari interaksi yang terjadi antara homeschoolers dan orangtuanya terlihat bahwa orangtua masih kurang berperan dalam keseluruhanpendidikan homeschooling yang dijalani.(5) Interaksi yang terjadi antara sesama orangtua dalam komunitas masih tergolong sangat minim. Kata kunci: Homeschooling, Komunitas Homeschooling, Interaksi.