Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari karakter vegetatif dan generatif kedelai toleran aluminium. Penelitian tahap I pengujian varietas toleran Aluminium yang dilakukan di laboratorium Kultur Jaringan. Kecambah pada umur 3 hari ditumbuhkan pada kultur hara minimum dengan cekaman Al 15ppm selama 72 jam dan masa pemulihan (tanpa Al) selama 48 jam. Kecambah yang dipilih diukur berdasarkan nilai Root Re-Growth (RRG). Nilai RRG ditentukan berdasarkan selisih panjang akar utama setelah pemulihan dan setelah cekaman. Penelitian ini dilakukan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan Sumatera Utara pada bulan Juni 2014 sampai September 2014 dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Non Faktorial dengan perlakuan adalah varietas Willis Anjasmoro dan Detam I. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa varietas berbeda nyata panjang tanaman, lama stadia vegetatif, jumlah polong per tanaman, jumlah polong berisi, jumlah polong hampa, dan produksi biji per tanaman. Varietas yang tidak berbeda nyata terhadap, umur berbunga, umur panen, lama stadia generatif, berat basah, berat kering, dan panjang akar. Kata kunci: kedelai, root re-Growth, toleran Al