Penelitian yang berjudul Peran Komunikasi Kelompok dalam Meningkatkan Minat Belajar: Sebuah Studi Kualitatif tentang Program Bantuan Belajar Gratis LSM Yayasan Abdi Satya di Kecamatan Pantai Cermin, adalah penelitian yang mengkaji bagaimana peranan komunikasi kelompok dalam meningkatkan minat belajar dikalangan anak dan remaja. Penelitian ini difokuskan pada hubungan persahabatan dengan batasan pada perhatian, perasaan dan motivasi yang terjalin dalam komunikasi kelompok sehingga mempengaruhi minat belajar anak dan remaja.Paradigma yang digunakan oleh peneliti adalah paradigma klasik (postpositivisme) yang bebas nilai melalui interview, dan observasi. Pemilihan kesembilan informan dilakukan dengan metode samplingrandom dan dibantu dengan beberapa rekomendasi dari pihak pengajar YAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kesembilan informan utama (peserta kelompok belajar) dan tiga informan tambahan (staff pengajar YAS), hubungan persahabatan melibatkan rasa perhatian dan perasaan senang dengan sesama anggot kelompok belajar dapat meningkatkan minat belajar anak dan remaja. Perubahan sikap dan motivasi dalam belajar ini terlihat dari kerajinan dan kehadiran anak – anak dalam mengikuti kelompok belajar dan seiring nilai prestasi belajar yang meningkat baik di dalam kelompok belajar mereka dan prestasi di sekolah. Minat belajar anak dan remaja juga terlihat tinggi dengan sikap yang antusias dan membiasakan diri untuk berdiskusi dan aktif dalam perlombaan pelajaran yang diadakan intern YAS maupun di luar kelompok belajar YAS. Kata Kunci: Komunikasi Kelompok, Groupthink, Minat belajar, LSM